oleh

10 Tahun Jadi DPO, Akhirnya Risman Serahkan Diri Ke Kantor Kejati Sulbar

admin 1 and Sudirman-Sulbar-

MAMUJU, BACAPESAN.COM – Untuk menindak lanjuti rekomendasi hasil Rapat Kerja Nasional Kejaksaan Republik Indonesia, agar menuntaskan tunggakan buronan DPO baik perkara Pidsus maupun Pidum, maka pengamanan buronan melalui program Tabur terus dilakukan Kejati Sulbar.

Di ketahui sebelumnya Tim Tabur Kejati Sulbar telah berhasil mencokok 11 orang DPO dalam waktu 3 bulan terakhir. Namun kali ini Tim Tabur kembali mengamankan DPO yang ke-12 pada pukul 14.30 Wita di Kantor Kejati Sulbar, Selasa (22/12/2020).

DPO yang ke-12 itu merupakan terpidana perkara korupsi pemberian pinjaman kerja kredit fiktif pada Bank BPD Sulsel Cabang Mamuju Utara yang merugikan keuangan negara kurang dari Rp41 miliar, atas nama Risman Alias ​​Manne Bin Ambo Jiwa dan diamankan di Kejati Sulbar Mamuju setelah buron selama kurang lebih 10 tahun.

“Terpidana menyerahkan diri dan diamankan oleh tim Tabur Kejati Sulbar yang diterima langsung oleh Asisten Intelijen Kejati Sulbar, Irvan Paham PD Samosir SH MH, didampingi Tim Tabur di Kantor Kejati Sulbar,” kata Amiruddin.

Lanjutnya kata Amiruddin, pergerakan terpidana sudah dipantau tim Tabur dan sebulan sekali dilakukan penggerebekan di Dusun Nunu Desa Sarudu, Kecamatan Sarudu Kabupaten Pasangkayu atas perintah Kajati Sulbar, Johny Manurung yang dipimpin langsung oleh Asintel Kejati Sulbar, Irvan Samosir namun terpidana berhasil meloloskan diri saat itu.

Penyerahan diri dan pengamanan terpidana berjalan lancar dan tanpa perlawanan dari pihak terpidana dan saat ini terpidana langsung di bawah ke Kejari Mamuju untuk menjalani Rapid Test sebelum di eksekusi di Lapas Klas IIB Mamuju berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA.RI) Nomor: 183 K / Pid.Sus / 2009 tanggal 07 Maret 2009, dengan amar Putusan:
1. Pidana penjara selama 4 tahun dan membayar denda Rp 200.000.000, – (dua ratus juta rupiah) Subsidair 3 (tiga) bulan penjara.
2. Membayar uang sebesar Rp 700.000.000, – (tujuh ratus juta rupiah) Subsidair 1 (satu) tahun penjara.

Penangkapan buronan di wilayah hukum Kejati Sulbar diarahkan ke Kajati Sulbar, Johny Manurung SH. “Sebagai tindak lanjut dalam rekomendasi Rakernis Kejaksaan RI pekan kemarin serta untuk mendukung program kerja Jaksa Agung RI, DR. ST. Burhanuddin SH MH yang merupakan bagian dari penegakan hukum,” kata Amiruddin. (*)