oleh

Thorig Husler Wafat, Mantan PJS Lutim Ungkapkan Bela Sungkawa

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Ratih-Berita-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Turut bela sungkawa dihaturkan mantan PJS Lutim,  Jayadi atas meninggalnya Bupati Luwu Timur (Lutim), Thoriq Husler pada Kamis pagi 24 Desember 2020 di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo.

Jayadi meminta kepada masyarakat memaafkan atas segala kesalahan yang dilakukan almarhum Thoriq Husler semasa hidupnya.

“Terus terang secara pribadi dan keluarga kami yang pernah diberi tugas menjadi Pjs di Lutim mengucapkan bela sungkawa yg sedalam-dalamnya pada almarhum. Semoga almarhum diberikan tempat layak di sisi Allah, dan kita yg ditinggalkan senantiasa memberikan doa yang terbaik pada beliau. Kami harap kepada kita semua untuk senantiasa memberikan bela sungkawa yang sedalam dalamnya dengan memaafkan kesalahan almarhum kalau ada kurang berkenan dan tentu pribadi dan keluarga kami berharap untuk keluarga yg ditinggalkan dapat tabah menghadapi cobaan ini insyaAllah almarhum bisa tenang di sisi Allah,” ungkap Jayadi, saat  melepas jenazah almarhum Thoriq Husler, Kamis (24/12/2020).

Jayadi mengungkapkan, terakhir bertemu dengan lamarhum  Thoriq Husler, pada 5 Desember lalu, ia mendatangi kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati Lutim.

” Terakhir saya bertemu beliau ketika tanggal 5 Des saya mendatangi kedua pasangan calon baik 02 maupun 01 wakil bupati dan Bupati saya datangi dua duanya untuk pamit pada beliau dan menitipkan pesan agar tetap mengembalikan kepada Allah apapun hasil yg telah ditetapkan oleh hasil suara pilihan masyarakat,” ungkapnya.

Jayadi mengatakan saat bercengkrama dengan almarhum Thoriq Husler, ia menyampaikan bahwa pilkada berjalan dengan baik. Namun, walaupun telah ditetapkan pemenang oleh KPU, Bupati Lutim itu telah dipanggil sang pencipta.

“Beberapa hal saya sampaikan bahwa Pilkada berjalan dengan baik. Namun, Allah SWT telah berkehendak yang lain, walaupun telah ditetapkan pemenang oleh KPU, paling tidak dia sudah berjuang dan itulah Allah SWT yang punya rahasia,” ungkapnya

Lebih lanjut, Jayadi mengatakan 3 hari sebelum pilkada, almarhum  Thoriq Husler sempat dilarikan ke Rumah Sakit akibat sakit komorbid dan kemudian sempat dinyatakan positif covid-19 dan dinyatakan kembali Negatif Covid-19.

“Selama ini dia sehat sehat saja. Saat saya bertemu terkahir ttanggal 5 Desember, saya cerita lama dirumahnya  sambil pamit dan dia sehat saat itu. Nanti 3 hari setelah  pemilihan mungkin baru saya dengar dia dirawat di bawa ke RS dengan sakit kelelahan mungkin juga hipertensi ada juga gejala jantung setelah itu sempat positif Covid-19, terus negatif baru positif lagi terus berakhir negatif,” jelanya.

Pasalnya, info terakhir yang didapatkan Jayadi, almarhum Bupati Lutim itu, negatif covid-19. Hanya saja, menurut keterangan dokter masih ada sisa-sisa kuman akibat covid-19 yang membuat kesehatan amarhum menurun.

“Terakhir infornya dia negatif tapi menutur dokter masih ada sisa sisa covid kuman yg membuat almarhum Kesehatannya menurun,” tutupnya.