oleh

Pemkot Perketat Aturan Kerumunan Saat Perayaan Nataru

Syarifah Fitriani and Dian-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM- Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperketat aturan untuk mencegah kerumunan massa saat perayaan Natal dan Tahun Baru. Mulai Kamis (24/12) kemarin hingga tanggal 3 Januari 2021.

Sejumlah tempat umum mulai dari mal, restoran, hingga warung kopi (warkop) hanya boleh beroperasi hingga pukul 19.00 Wita.

“Kafe-kafe, mal, warkop, semua tempat kongkow-kongkow sampai jam 7 malam,” ujar Pj Wali Kota Makassar

Rudy telah mengeluarkan edaran resmi untuk membatasi jam operasional sejumlah tempat umum tersebut.

Selain itu, Rudy juga mengimbau warga dari wilayah Sulsel atau daerah lainnya untuk berkunjung ke Makassar jelang perayaan Natal dan tahun baru nanti. Sebab, fasilitas umum dan tempat hiburan seperti Pantai Losari akan tutup di perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Sebaiknya kalau tidak ada keperluan ke Makassar tidak perlu ke Makassar. Kenapa, karena semua fasilitas umum tempat-tempat kunjungan yang menjadi daya tarik orang datang itu ditutup,” katanya.

“Jadi kasihan yang datang nggak bisa ngapa-ngapain di Makassar, biaya sudah keluar gitu. Jadi bukan dilarang, tapi diimbau, kalau mau datang merayakan Natal dan Tahun Baru di Makassar mendingan jangan, karena tidak ada perayaan Natal dan Tahun Baru di Makassar,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Makassar M Ansar mengingatkan pengelola tempat umum seperti mal, kafe, restoran, rumah makan, hingga warkop untuk tidak beroperasi di atas pukul 19.00 Wita. Akan ada sanksi tegas bagi yang melanggar.

“Iyakan kita tutup semua, kita tutup sementara yang karena COVID 19 angkanya cukup tinggi,” kata Ansar saat dimintai konfirmasi.

Ansar menyebut Pemkot Makassar telah melakukan rapat koordinasi bersama TNI-Polri dan jajaran Forkopimda untuk menindak pelanggar saat perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Bersama Satgas saya memberi sanksi bila ada yang melanggar ketentuan ada aturan jelasnya,” tegasnya.