oleh

Meski Pandemi, Layanan Bongkar Muat MNP Meningkat dari Tahun Lalu

Editor : Syarifah Fitriani, Penulis : Hikmah-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) mencatat peningkatan aktivitas pelayanan di Makassar New Port (MNP).

Peningkatan tersebut didominasi proses bongkar muat barang yang mencapai peningkatan hingga 17 persen.

General Manager (GM) PT Pelindo IV Cabang Makassar New Port, Edy Nursewan mengatakan, peningkatan yang terjadi pada liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini antara 10% sampai dengan 17%, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Dia juga menuturkan, meskipun saat ini masih dalam masa Pandemi Covid-19 tetapi arus bongkar muat barang dan operasional pelayanan kapal di pelabuhan baru Makassar tersebut tidak mengalami gangguan yang cukup berarti. Bahkan pihaknya selalu siap melakukan pelayanan selama 1 x 24 jam dan 7 hari dalam seminggu.

 “Pandemi Covid-19 tidak terlalu berpengaruh terhadap kinerja bongkar muat di MNP bahkan tahun ini lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Namun, kami tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 sesuai anjuran Pemerintah, utamanya bagi para petugas di lapangan,” tukasnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap protokol kesehatan, Edy mengatakan dalam menyambut libur Nataru tahun ini, semua peralatan sudah disiapkan dalam kondisi yang perform.

“Semua peralatan siap beroperasi, mulai dari container crane, RTG, Head Truck dan chassis, termasuk Sumber Daya Manusia (SDM). Pelayanan juga masih tetap 1 x 24 jam dan 7 hari dalam seminggu,” tegas Edy.

Lanjutnya, saat ini Makassar New Port (MNP) yang baru resmi beroperasi pada awal November 2018 rata-rata melayani 30 call kapal dalam sebulan. “Bulan November lalu kami melayani 33 call kapal dan untuk di Desember ini sudah 25 call kapal yang dilayani,” ujar Edy.

Rata-rata kapal yang masuk melakukan bongkar muat barang kebutuhan pokok, serta juga barang-barang untuk konstruksi.

Sementara itu, GM PT Pelindo IV Cabang Terminal Petikemas Makassar, Yosef Benny Rohy mengungkapkan bahwa pihaknya tetap melakukan pelayanan bongkar muat barang selama libur Nataru tahun ini.

“Tidak ada yang berubah. Operasional pelayanan tetap kami lakukan 1 x 24 jam dan 7 hari dalam seminggu. Tentunya berkoordinasi dengan stakeholder pelabuhan, terutama Otoritas Pelabuhan (OP),” kata Yosef.

Meskipun begitu, dia mengatakan akibat Pandemi Covid-19 layanan bongkar muat barang di Terminal Petikemas Makassar (TPM) mengalami penurunan sebesar 7% sampai 10%, jika dibandingkan dengan libur Nataru tahun lalu.

Penurunan itu terjadi karena belum banyak barang impor yang masuk melalui TPM akibat masih ada beberapa pelabuhan di luar negeri yang belum beroperasi secara optimal karena Pandemi Covid-19.