oleh

Sekolah Tatap Muka di Sulsel Tunggu Hasil Evaluasi Satgas Covid-19

Editor : Armansyah, Penulis : Ratih-Berita, Kesehatan, Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) masih mempertimbangkan rencana pembukaan sekolah tatap muka.

Meski begitu, pemerintah provinsi terus berupaya agar belajar tatap muka di sekolah bisa dilakukan di tengah pandemi. Salah satunya menunggu hasil evaluasi Satgas Covid-19 Sulsel.

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah sebelumnya menyatakan pembukaan sekolah tatap muka bergantung situasi pandemi.

Apalagi saat ini, jumlah kasus positif masih bersifat fluktuatif. Pasien terkonfirmasi terus bertambah, bahkan mencapai 550 kasus per hari.

Kondisi ini yang membuat Pemprov Sulsel tidak ingin buru-buru membuka sekolah tatap muka. Sehingga hasil evaluasi Satgas Covid-19, sangat diperlukan untuk menentukan kebijakan pemerintah provinsi.

“Jadi sesuai harapan gubernur, kita harus bersabar menunggu hasil evaluasi Satgas Covid-19 Sulsel,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel, Prof Muhammad Jufri, Minggu (3/1).

Selain itu, koordinasi dengan Dinas Pendidikan di kabupaten/kota se-Sulsel terus dilakukan. Terlebih situasi di setiap daerah berbeda. Sehingga masing-masing daerah memiliki pertimbangan sendiri dalam mengambil kebijakan membuka pembelajaran tatap muka di sekolah.

Dia juga meminta kepada seluruh kepala sekolah agar selalu berkomunikasi dengan pemerintah daerah dalam menyikapi situasi yang ada.

Sebab tidak hanya di tingkat kabupaten/kota, situasi di setiap kecamatan dalam satu daerah pun tidak lah sama. Sehingga kebijakan yang diambil harus menyesuaikan kondisi yang terjadi.

“Kita juga berharap semua bisa bersinergi dalam mengelolah pendidikan di Sulsel,” ungkap dia.

Meski begitu, Jufri mengungkapkan sejauh ini belum ada sekolah yang membuka aktivitas belajar mengajar. Semuanya, masih mengikuti kebijakan dari Pemprov Sulsel.

“Sampai hari ini setahu saya belum ada. Pimpinan daerah tetap mengikuti arahan pak gubernur,” ujar dia.

Sebelumnya, Disdik Makassar memastikan tidak ada sekolah tatap muka Januari 2021. Kasus positif yang terus meningkat menjadi alasan Pemkot Makassar menunda membuka aktivitas belajar mengajar di sekolah.