oleh

Dinkes-DPRD Belum Bahas Teknis Suntik Vaksin di Makassar

Armansyah and Ratih-Berita-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Pelaksanaan suntik vaksin di seluruh Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan serentak dilakukan 14 Januari, mendatang.

Khusus untuk Makassar, terdapat 1.507 orang yang akan disuntik vaksin. Tidak hanya tenaga kesehatan tetapi jugua pegawai non-kesehatan yang bekerja di 47 puskesmas dan rumah sakit Pemkot Makasar.

Namun sejauh ini, Pemkot Makassar belum melakukan sosialisasi kepada tenaga kesehatan dan masyarakat perihal teknis pelaksanaan dan pengawasan vaksinasi.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi D DPRD Makassar, Wahab Tahir. Kata dia, dewan bersama Pemkot Makassar baru akan melakukan rapat koordinasi pada 11 Januari, besok.

Berdasarkan arahan pemerintah pusat, pihaknya baru mengetahui perihal siapa yang perlu divaksin dan syarat bagi mereka penerima vaksin. Meski begitu, pengawasan tetap dilakukan agar penyaluran vaksin Covid-19 tepat sasaran.

“Jadi baru sekitar itu, yang pasti kita lakukan pengawasan, teknisnya baru mau kita koordinasikan Senin nanti,” singkat Wahab, kepada BACAPESAN.COM, Minggu (10/1).

Karena itu, Wahab mengaku belum mengetahui terkait teknis pelaksanaannya. “Kita belum dapat manual pelaksanaannya. Bagaimana tata cara pelaksanaannya, itu semua belum kita tahu,” ujar dia.

“Nanti kita lihat apa langkah taktis yang diambil Dinas Kesehatan. Bagaimana mekanismenya dan bagaimana persiapannya kalau ada keadaan darurat dan sebagainya,” papar Wahab.

Dia menyampaikan vaksin jenis Sinovac ini telah diakui kehalalannya oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sisa menunggu rekomendasi dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

“Mudah-mudahan rekomendasi BPOM bisa segera keluar, sehingga semua menjadi baik,” ungkap dia.