oleh

Bantah Tudingan Belum Bayar Upah Kontraktor, NA: “Uang Kita Banyak”

Armansyah and Ratih-Berita, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Pemprov Sulsel disebut memiliki tunggakan sebesar Rp270 miliar yang harus dibayar ke kontraktor dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Rinciannya, Rp70 miliar kontraktor dan Rp200 miliar untuk TPP.

Namun isu itu dibantah Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. NA mengkalaim Pemprov Sulsel memiliki banyak dana untuk membayar upah kontraktor. Begitu pula dengan tunjangan pegawai.

Hanya saja, kata NA, pembayaran baru akan dilakukan jika hasil kerja rekanan dianggap baik dan berkualitas.

“Tidak benar itu, uang kita banyak. Cuman rekanan itu maunya dibayar tapi kualitas kerjanya gimana, kan saya minta semua sebelum dibayar cek kualitas kerjanya. Bagus tidak. Kalau bagus, bayar. Kalau nggak bagus, ngapain harus dibayar,” tegas NA.

Karena itu, kata NA, Pemprov Sulslel tidak pernah menunggak membayarkan upah rekanan jika hasil kerjanya baik.

“Jangan bilang tidak bagus, yang penting itu aja persoalannya. Kalau bagus kita bayar. Kalau yang lain malah kita buru disuruh bayar,” ungkap dia