oleh

Pemkot Makassar Perpanjang Aktivitas Usaha, Ini Tanggapan IDI

Armansyah and Hikmah-Berita, Kesehatan, Metro-
MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) berharap pemerintah konsisten terhadap penegakan protokol kesehatan ditengah masyarakat. Terlebih karena aktivitas usaha di Makassar yang kembali diperpanjang hingga pukul 22.00 Wita.
Humas IDI Makassar, dr Wahyudi Muchsin menyampaikan, Pemerintah Kota (pemkot) Makassar harus konsisten memperketat protokol kesehatan jika memang ingin memperpanjang aktivitas usaha, mengingat jumlah penderita covid masih sangat tinggi.
“Sedangkan di batasi saja jam malam angka meninggi terus apalagi di longgarkan.Terbukti 11 Januari yang positif mencapai 616 orang,” ucap dokter Yudi, Selasa (12/1).
Aktivitas usaha seperti Cafe, Warkop, mal dan pusat keramaian lainnya, menurut dokter Koboi–sapaan akrabnya, lokasi itu harus mendapat perhatian serius oleh pemerintah.
Selain itu, juga iklan sosialisasi di jalan mengenai bahaya Covid dan penerapan 3M juga harus di masifkan.
“Upaya Pemkot Makassar sudah bagus
selama ini, apalagi dengan swab massal dan pembatasan jam operasional. Dengan swab massal bisa tegakkan 3 T (Testing, Tracing , dan Treatment),” bebernya.
Lebih jauh, dokter Yudi menilai kesadaran masyarakat juga harus di tingkatkan terutama kedisiplinan dalam menetapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak aman).
“Dampak mencegah penularan covid 19 melalui 3M ini sangat luar biasa, selain membantu nakes, juga mengurangi beban daya tampung ruang perawatan di Rumah Sakit karena masyarakat terhindar dari covid,” tutupnya