oleh

Pemprov Sulbar Bangun Selter, Tampung Pekerja Migran Indonesia

Armansyah and Sudirman-Berita, Daerah, Sulbar-

MAMUJU, BACAPESAN.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) akan membangun selter untuk menunjang pelayanan penyebrangan Pekerja Migran Indonesia melalui Pelabuhan Tanjung Silopo.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar mengatakan untuk membangun selter dibutuhkan lahan 2,5 hektar. Ia bahkan sudah melakukan pertemuan dengan pemilik lahan.

Menurut dia, kebutuhan lahan itu sangat penting untuk mempercepat pembangunan selter. Sebab, penyeberangan perdana Pekerja Migran Indonesia Sulbar-Malaysia ditargetkan terselenggara tahun ini.

“Kita sudah sepakati harga lahan dengan warga, berapa yang akan dibayar. Setelah dibayarkan, segera dilakukan pematangan lahan dan secepatnya akan bangun selter,” kata Ali.

Kepala Biro Tata Pemerintahan Sulbar, Saleh Rahim mengatakan ada 16 pemilik dari total 2,5 hektar luas lahan yang dibutuhkan. Harga Rp176 ribu per meter juga sudah disepakati.

“Pemilik rumah sepakat memindahkan rumahnya dan pemerintah yang akan membantu pembangunan rumahnya,” kata Saleh.

Kata dia, selter ini akan digunakan sebagai tempat penampungan Pekerja Migran Indonesia yang akan berangkat maupun tiba di Pelabuhan Tanjung Silopo.

Bangunan fisik selter ini juga nantinya akan mendapat dukungan dari Kementrian Sosial.

Disampin itu, saat ini juga sementara dibenahi pembangunan Gedung Layanan Terpadu Satu Atap Penempatan dan Pelayanan Pekerja Migran Indonesia (LTSA-PP PMI).

Pemilik lahan, Andi Mukhtar mengatakan salah satu permintaan warga setelah direlokasi adalah dibuatkan akses jalan ke lokasi mereka pindah.

“Setelah direlokasi ada dibukakan jalan, ini untuk memperluas lagi jalan di daerah Silopo, paling tidak bisa jadi jalan lingkar. Untuk patokan harga, kita sudah sepakat,” tandas dia.