oleh

Sejumlah Forkopimda Sulsel Batal Divaksin.

Editor : Armansyah, Penulis : Ratih-Berita, Kesehatan, Metro-
MAKASSAR, BACAPESAN.COM -Sejumlah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel batal divaksin lantaran tidak memenuhi syarat saat dilakukan pencanangan vaksinasi di RS Dadi, Jalan Lanto Dg Pasewang, Kamis (14/1).
Dari 15 pendaftar, hanya tiga Forkopimda yang berhasil disuntik vaksin. Mereka masing-masing, Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari, dan Ketua PPNI Sulsel, Abdul Rakhmat. Sementara yang batal disuntik lantaran tidak memenuhi syarat.
Masing-masing, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, Sekertaris Daerah Sulsel, Abdul Hayat Gani, Pangdam VII Hasanuddin Mayjen TNI Sumangerukka, Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam, Kadis Kesehatan Sulsel Sulsel Ichsan Mustari, Pengurus MUI Sulsel Andi Wahid Haddade,
Kemudianm Sekertaris PKK Sulsel Aisyah Ahmad, Bendahara Persakmi Eha Sumatri, Ketua Persatuan Apoteker Indonesia Sulsel Prof Gemini Alam, Ketua KNPI Sulsel Nur Kanita Maruddani, Majelis Pemuda Indonesia KNPI Sulsel Imran Eka Saputra, Sekertaris PDGI Sulsel Ardiansyah Pawinru.
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, menyampaikan alasan sejumlah Forkopimda Sulsel batal divaksin. Pertama, mereka memiliki riwayat penyintas, skrining dan pernah kontak langsung dengan orang yang terkonfirmasi positif covid-19.
“Karena ada skrining, termasuk tekanan darah, kerabat yang terkonfirmasi positif, jadi kami masih dalam proses pengkajian. Karena tentu ini harus kita betul-betul perhatikan,” ujar Nurdin Abdullah.
Eks Bupati Bantaeng Dua Periode ini, mengatakan akan mengusulkan kriteria ini untuk dikaji kembali oleh Kementerian Kesehatan RI. Apalagi, ia menganggap kriteria tersebut juga didapatkan oleh tenaga kesehatan (Nakes) yang berhadapan langsung dengan pasien covid-19.
“Tentu kita berharap kriteria ini harus kita kaji. Kita meminta kepada Kementerian Kesehatan, untuk Bagaimana dengan nakes – nakes menghadapi pasien-pasien covid-19,” pungkasnya.
Diketahui, beberapa kondisi orang yang tidak bisa disuntik vaksin sinovac. Diantaranya, Terkonfirmasi menderita Covid-19, Sedang hamil atau menyusui, mengalami gejala ISPA Seperti batuk, sesak napas dalam tujuh hari terakhir. Ada anggota keluarga serumah yang kontak erat atau suspek atau konfirmasi atau sedang dalam perawatan karena penyakit Covid-19 sebelumnya.