oleh

Rapat Kerja Tahunan 2022 PNUP Dihadiri Sesditjen dan Biro Perencanaan Kemendikbud.

Editor : Armansyah, Penulis : Hikmah-Berita, Kampus-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) menggelar rapat kerja untuk tahun 2022 di Kampus II Moncongloe, Kabupaten Maros, Jumat (22/1). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 22-23 Januari 2021.

Kegiatan RKT tahun ini bertemakan peningkatan kinerja tri dharma perguruan tinggi melalui penguatan program studi dan pengembangan kualitas sumber daya menuju BLU-PNUP
dan dihadiri oleh kepala biro perencanaan dan Sesditjen Kemendikbud serta peserta RKT.

Ketua panitia, Dr. Nur Alam La Nafie, MBA dalam laporannya menyampaikan kegiatan yang sedianya di laksanakan di hotel namun karena pandemi maka dilaksanakan dalam lingkungan PNUP.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada tamu sekaligus sebagai nara sumber dari biro perencanaan dan sesditjen Kemendikbud.

Rangkaian acara ini dihadiri oleh peserta RKT sebanyak 100 orang, karena pandemi maka pelaksanaannya dibagi dua yaitu secara on-line dan on-site.

“Secara on site dihadiri sekitar 40 peserta dan 20 panitia dan selebihnya diikuti secara on line.” jelas Nur Alam La Nafie.

Sementara, Wakil Direktur 3, HR. Fajar M.Eng dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan RKT ini karena selain merumuskan program kerja juga karena dilengkapi TOR dan RAB.

Menurut alumni PNUP tahun 1993 ini menyampaikan rangkaian rapat yang dimulai sejak 9 Januari 2021 ini rupanya ada beberapa biaya operasional kampus mengalami kenaikan untuk membayar kelebihan jam mengajar dosen (kejam), anggaran PDAM, dan penambahan tenaga non PNS dan usulan PPPK, serta operasional satker menjadi BLU.

Hal ini membutuhkan komitmen kepada masing-masing jurusan agar ada produk atau bisnis plan untuk menyiapkan diri menjadi BLU. Anggaran operasional non rutin yang kami butuhkan berkisar sampai 15 persen.

“Mohon ijin kepada bapak kepala biro perencanaan Kemendikbud, di politeknik kami belum merasakan bantuan hibah SBSN untuk pembangunan gedung jurusan sipil dan mesin.” pintanya.

Direktur PNUP Prof. Ir. Muhammad Anshar dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada tamu Kemendikbud, diantaranya Sesditjen dan Kepala Biro Perencanaan Kemendikbud.

Pada kesempatan ini, Prof Muhammad Anshar menyampaikan perubahan signifikan dua tahun terakhir beberapa ruangan termasuk ruang auditorium, namun biaya maintenance juga perlu dialokasikan dan ditingkatkan.

“Harapan kita apa yang dihasilkan sekarang agar jauh lebih berkualitas khususnya di RKT 2022 serta meminta arahan dari Kemendikbud yang diwakili oleh pak Samsuri selaku kepala biro perencanaan.
,” ujarnya.

Sebelum membuka acara RKT, Direktur PNUP berharap kepada seluruh peserta RKT agar dapat mengikuti raker ini dengan maksimal agar dapat menyusun program kerja yang efektif dan efisien.

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan Kemendikbud Syamsuri dalam paparannya dengan judul kebijakan penganggaran Kemendikbud (lingkup pendidikan vokasi) diketahui APBN sebesar Rp2700 triliun.

Khusus untuk dana/anggaran pendidikan sebesar Rp550 triliun untuk seluruh aktivitas dan fungsi pendidikan di seluruh Indonesia.

Khusus Kemendikbud mendapat alokasi anggaran 81,5 triliun.

“Khusus operasional dan gaji serta tunjungan Rp20,8 Triliun. Olehnya itu, ada juga pendanaan wajib yang tidak bisa diganggu sekitar Rp46,7 triliun di dalamnya ada KIP, beasiswa dan lain-lain serta khusus alokasi anggaran pendidikan vokasi sekitar Rp6 triliun.” tegasnya.

Sebelum meninggalkan tempat kepala biro perencanaan Kemendikbud yang sebelumnya menjadi pejabat di Kemenristek Dikti ini menyampaikan harapannya agar satker atau BLU memaksimalkan penguatan politeknik untuk meningkatkan pencapaian tingkat indikator utama (KIU) dimasa yang akan datang.