oleh

Dapat Kompensasi, Akbar Orang Tua Briptu Suherman Akan Perbaiki Musala di Kampungnya

Editor : Armansyah, Penulis : Hikmah-Berita-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM- Masih lekat diingatan Akbar ketika putra tercinta Briptu Suherman kembali ke kampung halamannya dalam keadaan kaku tak bernyawa.

Suherman merupakan satu satunya anggota Densus 88 yang tewas setelah adu tembak dengan terduga teroris  yang melakukan penembakan Pos Polisi di Mall Singosaren, Serengan, Solo, Jawa Tengah  2012 silam.

Tepat pada Jumat (31/8/2012) sekitar pukul 21.00 silam, Suherman yang menjalankan misinya gugur setelah timah panas menghantam tubuhnya.

Kala itu, usia Suherman masih sangat muda, baru menginjak usia ke 23 tahun. Keputusannya menjadi abdi Negara sudah ia geluti tiga tahun lamanya.

Sebagai seorang ayah, Akbar mengaku bangga atas kerja keras putranya semasa hidup.

Kini 9 tahun berselang, Akbar mendapatkan kompensasi (ganti rugi dari negara) dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sebesar Rp250.000.000, untuk korban meninggal dunia.

Kompensasi tersebut, kata Akbar akan digunakan untuk memperbaiki musala yang telah ia bangun di kampung halamannya di Pinrang.

Musala tersebut khusus dibangun untuk putra tercintanya. “Sudah ada mushola dibikin di Pinrang, tinggal mau diperbaiki,” ucapnya haru