oleh

DP Bentuk Tim Transisi, Pejabat Pemkot Makassar Ramai Ajukan Pindah Tugas

Editor : Armansyah-Berita, Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Masa tugas Pj Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin segera berakhir. Saat bersamaan, sejumlah pejabat eselon dua di lingkungan Pemerintah Kota Makassar mengajukan pindah tugas.

Diduga kuat ada kekhawatiran bakal dinonjobkan. Terlebih, Wali Kota Makassar terpilih, Moh Ramdhan Pomanto (DP) membentuk tim transisi untuk evaluasi birokrat Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

“Ada yang beberapa sudah menghadap ke saya. Mereka mau pindah ke Pemerintah Provinsi Sulsel,” kata Prof Rudy Djamaluddin, Senin (25/1).

Ditanya soal usulan pindah tugas tersebut dikarenakan oleh masa jabatannya akan habis, Prof Rudy mengaku tidak mau berspekulasi jauh sebab pengajuan mutasi sejumlah pejabat itu merupakan hak setiap pegawai mengajukan pindah.

“Kalau pendapat saya bahwa keinginan PNS untuk berbakti di tempat lain ya kalau saya prinsipnya kita beri pulang karena di satu sisi itu adalah hak,” ungkapnya.

Prof Rudy menambahkan alasan perpindahan mereka. Salah satunya untuk meniti karir yang lebih baik di tempat lain.

“Tentu sudah melalui pertimbangan yang matang bahwa di tempat yang baru dia bisa lebih berbuat, berbakti ya. Ini adalah hal yang biasa untuk memaksimalkan sumbangsih pelayanan,” tutupnya.

Sebelumnya, Wali Kota Terpilih, Moh Ramdhan Pomanto berencana akan menata ulang Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Ada tim transisi yang akan dibentuk untuk menilai birokrat, terutama terkait kinerja.

“Kami akan segera membentuk Tim transisi. Kita sedang melobi, dan tim transisi ini diluar pemerintahan. Mereka akan menilai satu persatu kondisi tubuh pemerintahan, siapa tau ada birokrat tidak sehat,” kata Danny Pomanto, Sabtu (23/1) usai ditetapkan sebagai pemenang Pilwalkot Makassar 2020.