oleh

Satgas Covid-19 Pemkot Parepare Perpanjang Batas Operasional Usaha

Kalmasyari-Berita, Daerah, Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Parepare kembali memperpanjang batasan operasional usaha. Namun kali ini, diberi kebijakan penambaham waktu satu jam. Sebelumnya layanan di tempat diberlakukan hingga dpukul 07.00 malam, kali ini ditambah satu jam menjadi pukul 08.00 malam.

Hal itu merujuk pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam pengendalian Covid-19.

Inmendagri tersebut sebagai kebijakan dalam penyeimbangan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

“Dari penyesuaian Inmendagri, aktivitas makan dan minum di tempat yang sebelumnya pukul 19.00 wita kini menjadi pukul 20.00 atau jam 8 malam dengan jumlah pengunjung 25% dari kapasitas ruangan. Namun untuk layanan pesan antar (take away), Satgas memberikan kelonggaran hingga pukul 21.00,” ujar Suriani, Asisten II Pemkot Parepare, (27/1/2021).

Pembatasan jam operasional usaha tersebut tertuang dalam surat edaran yang ditandatangani Wali Kota Parepare Taufan Pawe bersama Kapolres, AKBP Welly Abdillah, Dandim 1405 Mlts, Letkol Czi Arianto, dan Ketua DPRD, Andi Nurhatina.

Perpanjangan batas ruang gerak masyarakat ini mulai berlaku 26 Januari hingga 8 Februari 2021.

“Untuk apotek dan toko obat-obatan, tetap beroperasi secara normal dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” timpalnya.

Suriani menjelaskan, perpanjangan batasan aktivitas kegiatan masyarakat ini berdasarkan hasil kajian Tim Satgas Penanganan Covid-19 Parepare yang menilai kasus Covid-19 di Kota Parepare masih mengkhwatirkan.

Dari data Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Selasa, 26 Januari 2021, angka positif Covid-19 Kota sudah tembus 1.065 kasus, 883 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh, 35 orang meninggal dunia, dan kasus aktif 147 orang.

Sementara total kasus positif di Indonesia sudah tembus 1.012.350 orang. Hal ini membuat Presiden Jokowi dan pemerintah daerah terus melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan Covid-19, mulai dari penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), PSBB proporsional, hingga pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) saat ini.
(***)