oleh

Pengalihan Dana Hibah Ditolak Kemenparekraf, Pemkot Coba Lobi Kemenkeu

Editor : Armansyah-Berita, Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Pemkot Makassar terus berupaya agar dana hibah pariwisata masih bisa digunakan. Terlebih Rp24,4 miliar anggaran sudah ada di kas daerah. Sayang jika tidak disalurkan kepada pelaku usaha hotel dan restoran.

Sebelumnya, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menolak permintaan Pemkot Makassar mengalihkan anggaran dana hibah untuk digunakan di 2021.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin nengatakan kebijakan keuangan tidak hanya ada di Kemenparekraf sebagai pemberi dana hibah. Tetapi juga Kementrian Keuangan (Kemenkeu).

Sehingga, dia berencana untuk melobi Kemenkeu agar anggaran itu tidak perlu dikembalikan ke pusat.

“Saya lihat ini kebijakan keuangan selain ada di Kemenparekpraf, ada juga di Kemenkeu. Saya sudah minta tolong untuk bisa disounding-sounding di Kemenkeu apakah ada kebijakan untuk itu,” kata Rudy.

Setidaknya, lanjut dia, Pemkot Makassar bisa menjelaskan alasan kenapa bantuan itu belum juga disalurkan hingga akhir 2020, lalu. Sebab di satu sisi, pemerintah diberikan bantuan, namun disisi lain dibebankan dengan persyaratan yang begitu ketat.

“Ini harus diketahui supaya Kemenkeu bisa memberikan kebijakan yang lebih baik, dalam hal ini bisa bermanfaat bagi pelaku usaha pariwisata,” ucap dia.