oleh

Danyon C Pelopor Hampir Gagal Divaksin Covid-19, Ini Penyebabnya

Editor : Armansyah-Berita, Bone, Daerah-

BONE, BACAPESAN.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone menggelar vaksinasi di Aula Latea Riduni Komplek Rujab Bupati, jalan Petta Ponggawae Kelurahan Watampone, Bone (3/2). Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan pemberian vaksin.

Bupati Bone, Andi Fashar Padjalangi menjadi orang pertama disuntik vaksin. Kemudian, berturut-turut pejabat Forum Komunikasi Daerah (Forkopimda) Bone, termasuk Danyon C Pelopor Brimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan.

Ada mekanisme sebelum seseorang disuntik vaksin. Mendaftar secara online, kemudian di skrining untuk memastikan memenuhi syarat vaksin. Selanjutnya, menerima 1 dosis vaksin dan diberi kartu sebagai penanda telah melakukan vaksinasi.

Dari 21 peserta yang akan mengikuti vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bone ini, hanya 12 peserta yang dapat menerima vaksin. Selebihnya, batal lantaran memiliki riwayat tekanan darah.

Sama halnya dengan peserta lainnya yang gagal menerima vaksin Covid-19, Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan juga hampir gagal menerima vaksin Covid 19 akibat tensi / tekanan darahnya tinggi.

Beruntung setelah beristirahat selama 30 menit, akhirnya tekanan darah komandan Brimob Bone itu kembali normal dan dinyatakan memenuhi syarat menerima vaksinasi.

Danyon C Pelopor Brimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan mengaku siap menerima suntikan vaksin Covid-19. Sebab, menurutnya, hal itu sebagai langkah mendukung upaya pemerintah untuk mengendalikan pandemi yang hampir 1 tahun melanda Indonesia.

“Saya sempat kaget juga waktu ditensi sama petugas kesehatan, dia bilang tensi saya tinggi dan harus beristirahat beberapa menit. Setelah beberapa menit beristirahat dan melakukan pemeriksaan ulang akhirnya saya memenuhi syarat untuk diberikan 1 dosis suntikan vaksin Covid 19,” ujar pria humanis ini.

Usai disuntik vaksin, Kompol Nur Ichsan mengatakan, dirinya merasa sehat dan tidak ada efek samping sama sekali. Justru, suntikan yang dirasa seperti digigit semut.

“Saya harap masyarakat untuk tidak ragu mengikuti vaksinasi karena sebelum menerima vaksin kita akan melewati beberapa tahapan pengecekan kesehatan untuk menentukan apakah kita bisa divaksin atau tidak,” jelas Danyon C Pelopor yang akrab disapa Danyon Tindizz ini.

Terpisah, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis, P.S mengatakan seluruh personel Satbrimob Polda Sulsel telah siap menerima vaksinasi Covid-19 untuk mendukung upaya pemerintah mengendalikan pandemi Covid 19.

” Saya pastikan seluruh personel saya yang memenuhi kriteria untuk diberikan vaksin telah siap menerima vaksinasi Covid 19 untuk mendukung upaya pemerintah dalam menghentikan laju penyebaran Covid 19,” kata Muhammad Anis.

Sambung Anis, personel Brimob siap menjadi penerima vaksin sebagai wujud dari Bhakti Brimob untuk Indonesia. Tidak hanya itu, suntuk vaksin ini bertujuan meyakinkan masyarakat vaksin Covid–19 itu aman dan halal digunakan,” pungkas Anis.