oleh

PMI Dirikan Kemp Terpadu bagi korban Gempa Sulbar

MAMUJU, BACAPESAN.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) mendirikan hunian (Shelter) sementara untuk korban terdampak bencana gempa bumi yang berada di posko pengungsian Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar. Lokasi itu nantinya akan dijadikan sebagai kemp pengungsian binaan PMI.

Pendamping Kordinator Lapangan PMI Bencana Gempa Sulbar, Sukri, SKM mengatakan, pihaknya telah melakukan asesmen ditempat tersebut sebelum mendirikan tenda. Hasilnya, sebanyak 96 kepala keluarga yang mengungsi.

Tidak hanya itu, pemerintah setempat memberikan respon dan disambut gembira para pengungsi korban gempa Sulbar.

“Alhamdulillah rencana pembangunan shelter binaan PMI ini kita disepakati bersama” ujar Sukri, Rabu (3/2).

Kedepan, kata Sukri, dengan adanya kemp ini bisa menjadi sentral pelayanan terpadu PMI yang memberikan pelayanan mulai dari distribusi bantuan, pelayanan kesehatan, dukungan Psikososial, distribusi air bersih, RFL, serta beberapa pelayanan lainnya yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pengungsi yang berada disana.

“Kita coba intervensi dengan segera buat layout serta rencana untuk pembangunan Shelter ini. Dan kebutuhan dasar berupa air bersih untuk mandi dan mencuci, termaksud sanitasinya juga juga akan kita setup sebaik mungkin sehingga kedepan Kemp ini nantinya betul-betul menjadi tempat hunian yang layak, dan nyaman, bagi para pengungsi, serta menjadi hunian yang bermartabat. ” Harapnya.

Sementara, Kepala Desa Botteng, Jumardin, S.I.P, mengucapkan terima kasih ke PMI terkait pembangunan shelter untu para pengungsi. Ia berharap, program ini bisa meringankan beban masyarakat.

“Mewakili masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PMI karena telah mau membantu meringankan beban masyarakatnya yang berada di pengungsian di Desa,” ungkap Jumardin.

Hingga kemarin, PMI di bantu warga setempat berhasil mendirikan sebanyak 64 unit tenda pengungsian di Desa Botteng. Sisanya akan dilanjutkan pembangunannya dalam waktu dekat. Rencananya PMI juga akan membangun beberapa kemp pengungsian terpadu lainnya di Kabupaten Mamuju dan Majene.