oleh

2021, Program Pamsimas Sasar 10 Desa di Enrekang, Nilai Investasi Capai Rp2,4 Miliar

Editor : Armansyah, Penulis : Qurniawan-Berita, Daerah, Enrekang-

ENREKANG, BACAPESAN.COM – Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (Pamsimas) di Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan berlanjut. Rencananya, program pemerintah pusat ini kembali akan menyasar 10 desa di Kabupaten Enrekang dengan nilai investasi mencapai R2,4 miliar.

Saat mengikuti virtual meeting ‘Misi Dukungan Implementasi Bank Dunia’, Rabu (3/2), Bupati Enrekang Musmilin Bando memaparkan terkait progres pelaksanan program pamsimas.

Kata dia, sejak program ini berjalan pada 2017 lalu sarana air minum dan sanitasi sudah dibangun di 71 desa di Kabupaten Enrekang. Jumlah penerima manfaat mencapai 15.315 KK atau 64.474 jiwa.

“Nilai investasinya pun fantastis. Mencapai Rp25,7 miliar. Pekerjaan ini juga tentu menyerap tenaga kerja lokal yang tidak sedikit,” ujar Muslimin Bando.

Sedangkan untuk 2021, kata dia kembali akan dilaksanakan di 10 desa dengan nilai investasi Rp2,4 miliar. Capaian itu juga membantu pemerintah dalam target RPJMD.

Indikator pemenuhan air bersih dan sanitasi yang ditarget 94,57 persen terealisasi hingga 98 persen. Angka stunting mampu diturunkan menjadi 23.30 persen.

“Keberhasilan ini tentu kolaborasi dukungan anggaran APBN, DAK, APBD, ADD, dan dari pihak luar seperti CSR Bank Sulsel dan Baznas,” ujar dia..

Selain itu Pemkab Enrekang memberikan dukungan dengan menerbitkan regulasi mempermudah stakeholder dalam mengelola air bersih.

“Ke depan, aset pamsimas ini akan kita jaga. Bahkan kita kembangkan dengan menambah kapasitas, jaringan, sambungan rumah dan menjaga sumber air tetap aman dan lestari,” papar dia.

Dia juga tak lupa berterima kasih kepada Bank Dunia, Kementerian PUPR, Bappenas, konsultan dan semua yang terlibat sampai teknis di lapangan. “Kita berharap program ini terus berlanjut, dengan harapan meningkatkan taraf hidup masyarakat di pelbagai aspek,” tutup Muslimin Bando.