oleh

Operasi Yustisi di Gowa, Tidak Pakai Masker Siap-Siap di Tes Rapid Antigen

Editor : Armansyah-Berita, Daerah, Gowa-

GOWA, BACAPESAN.COM – Pemkab Gowa terus berupaya menekan laju penyebaran virus corona. Operasi yustisi atau penegakan protokol kesehatan kembali dilakukan hingga 8 Februari 2021, nanti. Jika kedapatan tidak memakai masker siap-siap di tes rapid antigen.

Diback-up TNI/Polri, operasi ini menyasar tempat-tempat umum yang dinilai rawan terjadi penularan. Seperti, pasar tradisional, tempat umum, rumah makan, dan tempat ibadah.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gowa, Alamsyah Bachtiar mengatakan mereka yang kedapatan melanggar protokol kesehatan, tidak memakai masker langsung dikenakan sanksi.

Sanksi itu tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Wajib Masker dan Protokol Kesehatan.

“Maka kita lakukan penindakan sosial dan pemeriksaan antigen,” tegas Alamsyah.

Jika dinyatakan positif dari hasil rapid antigen, langsung di bawa ke rumah sakit untuk dilakukan skrining.

Tidak hanya itu, sanksi denda diberlakukan bagi pelanggar protokol kesehatan. Kaitegorinya, Rp100 ribu masyarakat umum, Rp150 ribu ASN, dan Rp200 ribu bagi pelaku usaha.

Sanksi penutupan hingga pencabutan izin usaha juga mengancam para pelaku usaha yang kedapatan melanggar protokol kesehatan.