oleh

Angka Covid-19 Masih Tinggi, Pemberlakuan Jam Malam Gagal di Makassar

Editor : Armansyah-Berita, Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar rupanya tak mampu meminimalisir penyebaran covid-19.

Hal tersebut diakui Kepala Satuan Gugus Tugas Covid-19 di Kota Makassar, Ansariadi. Kata dia, sejak pembatasan aktifitas dan pemberlakuan jam malam diterapkan di Kota Makassar tidak membawa dampak terhadap turunnya kasus covid-19.

“Sudah hampir satu bulan penerapan jam malam, namun dari perkembangan kita melihat tidak terjadi penurunan kasus Covid-19, seperti tiga minggu sebelumnya. Bahkan, jumlahnya masih tetap tinggi antara 1800 sampai 1200 kasus baru perminggu,” ungkap Ansariadi, Jumat (5/2).

Meskipun ada penurunan, lanjut Ansariadi, namun jumlahnya sangat kecil, bahkan cenderung stagnan.
“Tapi minimal mencegah terjadi peningkatan yang eksponensial itu jauh lebih bagus dibandingkan dengan terjadi kenaikan terus seperti pada dua minggu sebelumnya,” lanjutnya.

Olehnya itu, pihaknya mengaku akan melakukan evaluasi terkait penerapan pembatasan jam malam tersebut.

Terpisah, Kasatpol PP Kota Makassar, Imam Hud mengaku, pemerintah tidak serius dalam menangani kasus covid-19. Sehingga tidak heran jika kasus terus naik.

“Serius ga pemerintah, kenapa satuan gugus tugas dibubarkan padahal covid-19 masih ada. Setiap kita temukan yang melanggar jawabannya cuma satu, anak dan istri saya butuh makan. Jangan ditanyakan berhasil atau tidak,” kesalnya.

Ia mengaku tak bisa dipungkiri sejak aturan pembatasan jam malam, tentu ada yang melanggar aturan baik itu masyarakat ataupun pelaku UMKM.

“Jadi sebenarnya mau mengukur berhasil tidaknya ujung-ujungnya selalu akan berakhir pada kedisiplinan masyarakat. Disiplin tidak jaga jarak, pakai masker, tidak berkerumum,” tegasnya.

Imam justru menilai, pemerintah terkadang pilih-pilih sejumlah pelaku usaha yang dibiarkan buka dan tidak buka.

“Misalnya saat saya dapati Toko Agung melanggar jam operasional, malah dikatakan jangan ganggu karena tidak ada yang positif disana, padahal mereka semua belum swab tentu belum keliatan,” tandasnya. (D)