oleh

Sengketa Pilkada Bulukumba, ASIK Cabut Gugatan di MK

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bulukumba Askar HL-Arum Spink (Asik) mencabut gugatannya di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dugaan pelanggaran administrasi politik uang dari pasangan calon lain termasuk gugatan terhadap KPU dan Bawaslu setempat.

Permohonan mencabut gugatan itu disampaikan secara lisan oleh Kuasa Hukum Paslon Askar-Arum Spink, Jusman Sabir di depan majelis hakim yang dipimpin oleh Anwar Usman yang juga Ketua MK RI pada Kamis (4/2) kemarin.

“Berdasarkan persetujuan dan perintah dari prinsipal, pada kesempatan ini, kami mewakili dari kuasa hukum perkara 04 H Askar HL dan Arum Spink, dengan ini menyatakan permohonan perkara 04 kami nyatakan mencabut yang mulia,” kata Jusman Sabir saat persidangan berlangsung.

Menurut Jusman, hal itu dilakukan sebagai langkah terbaik untuk kliennya dan masyarakat Bulukumba. Dalam berpilkada tentu semua paslon ingin menang. Namun kepentingan dan kesejahteraan rakyat Bulukumba berada di atas segalanya.

“Pak Askar dan Arum Spink ingin melihat Kabupaten Bulukumba maju dalam hal pembangunan fisik dan manusianya lebih dari hari ini. Misi beliau kira-kira seperti itu. Jadi dicabutnya gugatan di MK ini demi kepentingan masyarakat Bulukumba, demi kemajuan daerah,” jelasnya.

Keputusan pencabutan gugatan itu disampaikan langsung oleh Askar HL kepada dirinya, dua hari lalu sebelum ia berangkat ke Jakarta menghadiri sidang MK.

“Dua hari lalu sebelum saya ke Jakarta, saya bertemu H Askar lalu diminta gugatannya di MK dicabut dengan pertimbangan tersebut,” akunya.

Lebih lanjut dijelaskan, berdasarkan permohonan pencabutan gugatan ini maka sidang MK selanjutnya akan masuk dalam tahap Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH).

“Setelah itu perkara Pilkada Bulukumba dianggap telah selesai sejak permohonan pencabutan gugatan disampaikan,” tegas dia.

Jusman membantah jika gugatan dicabut karena bukti-bukti yang dinggap lemah. “Kalau dianggap bukti lemah bukan alasan kami mencabut gugatan. Intinya keputusan kami cabut untuk daerah dan masyarakat Bulukumba,” tutupnya.

Komisioner KPU Sulsel Divisi Data dan Informasi, Uslimin membenarkan paslon Asik resmi mencabut gugatannya langsung di hadapan majelis hakim MK.

Menurutnya, setelah permohonan gugatan itu diajukan, majelis hakim akan menggelar RPH yang melahirkan keputusan Dismisal atau pemberhentian gugatan perkara Pilkada.

“Resminya (gugatan gugur) setelah ada putusan Dismisal dari MK,” kata Uslimin.

Sehingga setelah gugatan ini dicabut, maka termohon atau terdampak dari gugatan ini, yakni KPU, Bawaslu dan Paslon pemenang akan tidak lagi membacakan jawabannya di muka sidang. Artinya dalil mereka tidak dibacakan lagi. Tahapannya langsung ke RPH. Sidang berikutnya adalah membacakan putusan hakim terhadap RPH.

Prosedur lanjutannya, MK secara kelembagaan akan menyurat hasil putusan RPH ke KPU RI. Kemudian diturunkan ke KPU Kabupaten Bulukumba lewat pengawalan KPU Provinsi Sulsel.

Sementara itu, Komisioner KPU Bulukumba Divisi Hukum, Syamsul mengatakan, pihaknya sebagai tergugat dan Bawaslu tidak sempat membacakan sanggahannya atas dugaan pelanggaran TSM yang diadukan oleh Askal HL-Arum Spink.

“Jadi pada saat sidang, majelis hakim meminta kepada kuasa hukum penggugat (Jusman Sabir) untuk memperkenalkan diri, pada saat memperkenalkan diri kuasa hukum penggugat langsung menyatakan jika permohonannya dicabut,” kata Syamsul.

Setelah itu kata dia, majelis hakim yang diketuai oleh Anwar Usman tidak meminta kepada teradu dan pihak terkait untuk membacakan jawabnya. “Jadi kami tidak membacakan jawabnya setelah majelis hakim mendengarkan penggugat,” bebernya.

Sebelumnya, pasangan nomor urut 04 Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Adi Manaf, (harapan baru) usai dinyatakan menang hasil rekapitulasi KPU Bulukumba.