oleh

Buka Lelang Jabatan Eselon II, Pj Wali Kota Abaikan Rekomendasi KASN

Editor : Armansyah-Berita, Headline, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) telah memberikan rekomendasi dan menyetujui Pemkot Makassar membuka lelang jabatan eselon II.

Namun sebagai pejabat pembina kepegawaian (PPK), Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin mengabaikan satu poin penting yang tertuang dalam rekomendasi tersebut.

Pada poin ke-7, KASN menegaskan rencana pelaksanaan dan hasil seleksi terbuka untuk JPT harus dikoordinasikan dengan calon PPK atau Wali Kota Makassar terpilih, Moh Ramdhan Pomanto.

Koordinasi itu penting sebab berkaitan dengan kelancaran dan kesinambungan pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan serta layanan kepada masyarakat.

Namun, saat dikonfirmasi Wali Kota Makassar terpilih Moh Ramdhan Pomanto justru mengaku tidak pernah diberitahu perihal rencana lelang jabatan eselon II.

Dia bahkan menilai kebijakan yang diambil Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin keliru. Sebab, sisa jabatan sebagai Pj tinggal sepekan lebih. Tidak ada alasan buka lelang jabatan.

“Sampai saat ini tidak pernah ada orang pemkot yang koordinasi ke saya soal lelang jabatan ini,” tegas Danny, Sabtu (6/2).

Baca Juga: Pemkot Makassar Lelang Delapan Jabatan Eselon II

Meski begitu, Danny menegaskan akan tetap mengevaluasi pejabat yang lolos seleksi berdasarkan hasil lelang. Jika dianggap tidak beekinerja baik, siap-siap didepak.

“Saya pasti ganti, apalagi jelas di rekomendasi KASN ditulis bisa ditinjau ulang,” ujar dia.

Apalagi, jadwal lelang dinilai terlalu cepat. Proses seleksi hanya lima hari. Pendaftaran di buka selama tiga hari yakni 6 Februari hingga 8 Februari 2021.

Sedangkan, uji komptensi hanya dijadwalkan dua hari, yakni 9 Februari-10 Februari 2021. Hasilnya pun langsung di lapor ke PPK yakni Pj Wali Kota Makassar pada 10 Februari 2021 dan diumukan pada 15 Februari 2021.

Terbaru