oleh

Dewan Curiga Pj Wali Kota Punya Niat Terselubung Buka Lelang Jabatan

Editor : Armansyah-Berita, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Sisa jabatan Rudy Djamaluddin sebagai Pj Wali Kota Makassar kurang dari dua pekan. Namun kebijakan yang diambil justru dinilai terlalu mengada-ada.

Setelah mencopot Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar, Rusmayani Majid dengan alasan dana hibah yang tak kunjung cair, kali ini Pj Wali Kota Makassar selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK) membuka lelang jabatan eselon II.

Kebijakan membuka lelang jabatan di detik-detik terakhir masa kepemimpinannya sebagai Pj Wali Kota Makassar menimbulkan kecurigaan. Hal itu yang dirasakan Anggota DPRD Makassar, Fatma Wahyuddin.

“Mungkin ada niat tersendiri Pj Wali Kota melakukan lelang jabatan di saat terakhir masa jabatannya, dan tentu kebijakan ini menjadi aneh dan sangat anomali,” ucap Fatma, Sabtu (6/2).

Baca Juga: Buka Lelang Jabatan Eselon II, Pj Wali Kota Abaikan Rekomendasi KASN

Terlebih, Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin terkesan tidak menghargai pasangan terpilih Wali Kota Makassar dan Wakil Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto dan Fatmawati Rusdi.

“Saya rasa Pj Wali Kota tidak punya niat yang baik kepada wali kota terpilih. Karena secara normatif, harusnya diserahkan saja ke wali kota terpilih untuk menyusun kabinetnya,” papar dia.

Baca Juga: Pemkot Makassar Lelang Delapan Jabatan Eselon II

Terbaru