oleh

Lelang Jabatan Terkesan Dipaksakan, Mario David: Rudy Harus Tau Diri

Armansyah and Yadi-Berita, Metro, Pemerintahan, Wakil Rakyat-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Langkah Pj Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin membuka lelang jabatan di akhir masa jabatan menunai pro kontra. Sejumlah anggota DPRD Makassar bahkan menyoroti kebijakan tersebut.

Tak sedikit yang menilai kebijakan yang diambil Pj Wali Kota Makassar terkesan dipaksakan. Pasalnya, proses lelang hanya berlangsung selama lima hari.

Tiga hari mengajukan berkas administrasi, dan dua hari seleksi uji kompetensi. Bahkan, penetapan hasil lelang diumumkan dua hari sebelum jadwal pelantikan Wali Kota Makassar terpilih, Moh Ramdhan Pomanto.

Baca Juga : Dewan Curiga Pj Wali Kota Punya Niat Terselubung Buka Lelang Jabatan

Anggota DPRD Kota Makassar, Mario David menilai Pj Wali Kota Makassar terlalu memaksakan kehendak. Apalagi masa jabatan sisa menghitung hari.

Menurut dia, sudah ada wali kota dan wakil terpilih. Maka tugas mereka akan melakukan evaluasi serta lelang jika setelah dilantik. Sekarang bukan tugas Pj Melakukan lelang jabatan.

“Saya melihat ini terkesan dipaksakan, merugi ikut lelang karena pelantikan wali kota terpilih ada kebijakan baru. Maka dilakukan lelang promosi lagi,” jelasnya, Sabtu (6/2).

Oleh sebab itu, Mario menyebutkan Prof Rudy selaku pejabat sementara yang akan berakhir pekan ini harus tau diri. Bahkan beberapa kali usulan ditolak kemendagri karena btak ada persetujuan.

“Pj (Rudy) harus tau diri dong. Ada tidak surat izin mendagri?. Tau diri juga karena beberapa kali kan ditolak permohonan. Karena Ada wali kota dipilih rakyat dia alan lakukan pelantikan pejabat baru nantinya,” kata Mario.

Dia menyarankan agar masa sisa. Pj seharusnya fokus untuk membuat laporan pertanggungjawaban (LPJ) untuk dilaporlan ke dewan jika masa jabatan berakhir. Bukan malah urus pelantikan.

Mario menuturkan Pj tak paham etika pemerintahan sehingga membuat pemerintahan di Kota Makassar sesuka hati untuk diobrak-abrik.

“Pj harus tau etika pemeritahan. Pj  harus lakukan persiapan Petanggunggawaban. Ini saja fokus jangan sampai ditolak LPJ nanti,” pungkas politisi NasDem itu.

Baca Juga : Buka Lelang Jabatan Eselon II, Pj Wali Kota Abaikan Rekomendasi KASN

Terbaru