oleh

Tak Bersertifikat, Benih Pertanian Asal Luar Negeri Dimusnahkan di Makassar

Editor : Armansyah, Penulis : Hikmah-Berita, Kesehatan, Metro-
MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Balai Besar Karantina Pertanian Kota Makassar melakukan pemusnahan terhadap Benih Sayur, Bunga, dan buah yang tidak bersertifikat dan ditenggarai mengandung Hama Penggangu Hewan Karantina (HPHK) dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).
Proses pemusnahan di lakukan dengan cara di bakar dan di gelar di Kantor Balai Besar Karantina Pertanian Makassar, Jalan perintis Kemerdekaan, Senin (8/2).
Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Makassar, Andi Yusmanto menjelaskan Benih Pertanian yakni Sayur, Bunga, dan buah yang dimusnahkan tersebut merupakan barang yang dipesan secara online oleh masyarakat dari luar negeri seperti dari Cina, Taiwan, Kepulauan Solomon, Singapur, Malaysia, dan Tonga.
“Proses pengirimannya barang tersebut melalui Beacukai dan diperiksa kemudian didapati tak bersertifikat. Ada mungkin karena hobi dan ingin mencoba sesuatu baru yang dan belum ada tumbuhan seperti itu di Indonesia,” beber Andi Yusmanto.
Lebih jauh, Yusmanto menilai kejadian ini bukan unsur disengaja melainkan belum adanya edukasi bahwa pengiriman Benih Sayur, Bunga, dan buah tanpa sertifikat melanggar undang-undang.
“Untuk sementara, hampir semua yang membawa barang ini masuk ke Indonesia belum faham terhadap karantina. Mungkin karena senang terhadap sesuatu  yang baru, padahal bisa saja mengandung hama atau penyakit yang pada saat berkembang dapat membahayakan tumbuhan di Indonesia. Harusnya jika kurang faham, jangan sembarangan bawa masuk barang ke Indonesia,” pungkas Yusmanto.
Kedepan, kata dia, jika kejadian yang sama terulang, maka yang melanggar sesuai UU tentang bahan impor akan dikenakan denda yakni uang sebesar Rp10 miliar atau 10 tahun kurungan penjara.