oleh

Pejabat Kesbangpol Diduga Laporkan Personel Satpol PP ke Polisi

Armansyah-Berita, Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Empat personel Satpol PP Kota Makassar diperiksa penyidik Sat Reskrim Polrestabes Makassar imbas dari pelanggaran protokol kesehatan demo AUHM.

Diduga pemeriksaan itu dikarenakan adanya laporan dari Kabid Hubungan Antar lembaga Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Makassar, Haeruddin.

Sekretaris Satpol PP Makassar, Muhammad Iqbal Asnan saat dikonfirmasi adanya laporan tersebut. Kata dia, Haeruddin melapor atas perintah Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin.

“Pengakuannya Haeruddin, dia melapor atas perintah Pj Wali Kota (Rudy Djamaluddin),” tegas Iqbal saat dihubungi, Kamis (11/2).

Baca Juga: Imbas Demo AUHM, Empat Personel Satpol PP Dipanggil Polisi

Iqbal mengaku heran dengan adanya laporan tersebut. Apalagi terkait demo, leading sektornya Kesbangpol. Sedangkan Satpol PP hanya membackup.

“Saya heran, kalaupun ini terkait kesaksian. Bukankah pengamanan demo itu kan di kesbangpol bukan kami,” ujar dia.

“Satpol PP itu membantu Kesbangpol. Dalam hal pengamanan aksi demo. Ini kita heran juga, amburadul ini barang. Saya tidak tau itu,” lanjut Iqbal.

Atas kejadian itu, Iqbal hanya bisa menjalani proses dan mendampingi anggotanya yang diperiksa polisi.

“Kita dampingi saja yang dipanggil. Sebagai warga negara hukum, mereka hadiri tadi didampingi dan sudah selesai,”pungkas dia.

Dikonfirmasi terpisah, Haeruddin membantah tudingan tersebut. Kata dia, pemeriksaan itu merupakan tindaklanjut atas temuan aparat kepolisian.

Apalagi menurutnya dugaan dirinya melaporkan Satpol PP dinilai tidak masuk akal. Sebab, Satpol PP merupakan bagian dari Pemkot Makassar.

Dia bahkan mengaku ikut dimintai keterangan aparat kepolisian. Sama seperti personel Satpol PP.

“Tidak ada begitu (laporan). Saya yang dimintai keterangan terkait hal kemarin (demo), tidak mungkin diri saya lapor teman saya sendiri,” ungkap dia.

“Jadi itu tidak tidak laporan. Itu (kerumunan) temuan kepolisan. Terjadi kerumuna pelanggaran protokol kesehatan,” tambah Haeruddin.

Baca Juga: Pj Wali Kota Minta Polisi Usut Dugaan Pelanggaran Protkes Demo AUHM di Balaikota