oleh

Suzuki, Pertahankan Kualitas Mesin Meski Digempur Pesaing

Editor : Armansyah, Penulis : Hikmah-Berita, Ekobis, Otomotif-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – siapa tak kenal Suzuki Shogun, Suzuki Thunder dan Suzuki Satria. Beberapa motor ini sempat hits di awal tahun 2000an dan menjadikan Suzuki sebagai market leader otomotif di Indonesia.

Tak hanya model yang menjadi trend-center kala itu, kecanggihan mesin bahkan diacungi jempol. Apalagi, awal tahun 2000an sepeda motor ini masih menjadi barang mewah yang diimpikan.

Namun seiring bergantinya waktu, pasar otomotif utamanya roda dua mulai dilirik banyak kalangan. Jadilah beberapa pesaing mulai masuk dan menghiasi pasar otomotif yang terus menunjukkan geliat positif.

Sale Manager Sinar Galesong, Ardhy Widyananto menceritakan, kala itu PT Sinar Galesong berhasil melambungkan penjualan dengan gemilang.

“Waktu itu Suzuki menjadi merek motor dengan penjualan nomor satu, membawahi beberapa merek motor lain,” Ucap Ardhy Rabu (17/2).

Titik balik penjualan Suzuki mulai terjadi di tahun 2011, dimana produksi Suzuki sempat menghilang dan comeback kembali di tahun 2016 .

“Kehadiran Suzuki di tahun 2016 membawa penyegaran mesin yang semula menggunakan GXV diperbaharui menjadi GXX. SDM handal juga direkrut langsung dari Jepang untuk menghadirkan produk yang tetap handal dari segi mesin,” beber Ardhy.

Sambung Ardhy, fokus Suzuki terhadap mesin inilah yang seringkali dinilai pasar bahwa Suzuki kurang inovatif dalam mengeluarkan pembaharuan produk. Padahal, upaya itu sebagai bentuk kehati-hatian Suzuki dalam melahirkan produk baru.

“Suzuki sangat fokus pada kualitas produk, bukan kuantitas. Ketika Suzuki mengeluarkan produk, maka produk tersebut harus lulus pengujian yang dilakukan langsung di Jepang,” ungkapnya.

“Untuk melaunching satu bodi motor saja, harus memperhatikan banyak hal, kalau hanya model bagus, tidak lolos,” tambahnya.

Bahkan kata Ardhy, seringnya terjadi kecelakaan bukan hanya karena kelalaian pengendara tetapi juga kendaraan yang tak stabil saat melawan arah angin, “Ini yang sangat diperhatikan Suzuki karena dalam memproduksi kendaraan, Suzuki memegang filosofi fungsi dan efektifitas,” ujarnya.

Kini, meski tak lagi menjadi pemimpin pasar Suzuki tetap kukuh menghadirkan produk handal dari segi mesin. “Kualitas mesin harga mati,” jelasnya.

Ardhy tak menampik permintaan pasar belakangan lebih menilik desain dan pembaharuan warna. Namun, Suzuki juga mampu menghadirkan pembaharuan produk mengikuti konsumsi pasar.

Lebih dari itu, berbagai promo menarik dihadirkan Sinar Galesong untuk mendongkrak penjualan seperti potongan subsidi, angsuran murah, potongan ansuran makasimal 5 kali pada pembelian sepeda motor suzuki.

“Sepanjang Februari, kami menghadirkan promo imlek,” pungkasnya.