oleh

Hadir di Radio SBB, Danyon C Pelopor Ajak Warga Bone Lawan Covid-19

Armansyah-Berita, Bone, Daerah-

BONE, BACAPESAN.COM – Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda, Kompol Nur Ichsan hadiri di radio 97.7 FM Suara Bone Beradat (SBB). Bertindak sebagai narasumber, ia mengajak warga Bone lawan covid-19.

Kata Nur Ichsan, dirinya menyampaikan informasi ke pendengar terkait tugas-tugas Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel. Khususnya, dalam menjalankan misi kemanusiaan di masa pandemi Covid-19.

“Jadi selama masa pandemi Covid 19 seperti saat ini, kami sangat fokus pada kegiatan-kegiatan sosial dan misi kemanusiaan yang mengimplementasikan Bhakti Brimob Untuk Indonesia,” ujar Nur Ichsan, Selasa (23/2).

Seperti, sambung Nur Ichsan, memberi bantuan kepada korban bencana alam, memberikan pertolongan kepada korban yang terkena musibah, patroli imbauan masyarakat dan sprying atau penyemprotan desinfektan pada fasilitas-fasilitas umum.

Selain itu, komandan yang akrab dengan istilah “Tindizzz” dikalangan media ini juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid 19. Salah satunya, dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan (protkes) utamanya ketika berada di tempat umum.

“Dalam kesempatan ini saya juga ingin mengajak kepada seluruh pendengar setia radio SBB khususnya warga Kabupaten Bone untuk jangan pernah bosan menerapkan protokol kesehatan demi kebaikan bersama dan demi mengakhiri pandemi ini agar kehidupan menjadi normal kembali,” bebernya.

Terpisah, Dansat Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Anis mengatakan, era globalisasi 4.0 saat ini pemanfaatan media sebagai sarana penyampaian informasi dan imbauan ke masyarakat sangatlah penting. Sebab, informasi itu dapat menjangkau seluruh lapisan mulai dari warga perkotaan hingga ke pedesaan.

“Saya mengapresiasi jajaran Satbrimob Polda Sulsel yang telah berkolaborasi dengan media cetak dan elektronik untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sebagai wujud implementasi dari Bhakti Brimob Untuk Indonesia,” ungkap Muhammad Anis.