oleh

Rektor UIM Ajak Warga Jangan Ragu Vaksin Covid-19

Editor : Armansyah-Berita, Kampus-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Rektor Universitas Islam Makassar (UIM), DR Ir Hj A Majdah M Zain MSi mengajak seluruh warga jangan ragu untuk disuntik vaksin. Sebab, hal itu salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Bahkan, dirinya telah menerima vaksin kakebalan covid-19 di Rumah Sakit Pertiwi, Makassar, Senin (22/2) kemarin. Harapanya, suntik vaksin ini menjadi motivasi bersama terkhusus bagi keluarga besar UIM dalam upaya menghentikan penyebaran covid-19 yang sudah setahun mewabah di Indonesia.

Lanjut Majdah, vaksin yang diberikan akan menimbulkan dan menstimulasi kekebalan spesifik dalam tubuh terhadap virus corona. Jangan khawatir, pemerintah Indonesia tentunya akan memikirkan keamanan dari setiap vaksin yang akan diberikan pada masyarakat.

“Ayo, jangan ragu vaksin covid-19. Tentu pemerintah akan menyediakan vaksin covid-19 yang terbukti aman, lolos uji klinis, serta mendapatkan Emergency Use of Authorization (EUA) dari BPOM,” ungkap Majdah, Selasa (23/2).

Majdah juga mengajak dosen dan tenaga pependidikan perguruan tinggi LLDIKTI Wilayah IX di UIM untuk berpartisipasi menyampaikan data target sasaran pelayanan publik untuk pelaksanaan vaksinasi.

Sesuai arahan Kepala LLDIKTI IX Prof Jasruddin MSi data tersebut dapat disampaikan melalui http://bit.ly/vaksinasi-covid19-tahap2 paling lambat tanggal 27 Februari 2021.

Turut mendampingi Majdah melakukan vaksin Covid19 Wakil Rektor I UIM Prof Arfin Hamid dan Kabag Humas dan Kerjasama dr Wahyudi Muchsin.

Majdah sangat menegaskan di lingkungan kampus UIM untuk ketat melakukan pencegahan penyebaran Covid19, dengan disiplin melakukan 3M (mencuci tangan, memakai masker, memjaga jarak/hindari kerumunan).

“Alhamdulillah hingga saat ini, UIM masih dirahmati Allah karena tidak menjadi kluster penyebaran Covid19. Semoga dengan doa dan ikhtiar menjaga kesehatan Covis19 segera hilang,” tambahnya.

Wakil Rektor I UIM Prof Arfin Hamid mangatakan UIM hingga saat ini masih menerapkan pembatasan aktivitas akademik di kampusnya. Hampir tidak pernah diselenggarakan kegiatan melibatkan kerumunan besar civitas akademika.

“Kuliah masih dilakukan secara daring,” jelasnya.

Terpisah, Kabag Humas dan Kerjasama UIM dr Wachyudi Muchsin mengatakan, masyarakat jangan ragu untuk melakukan vaksinasi covid-19. Hingga saat ini, Indonesia menjadikan vaksinasi sebagai langkah utama dalam penanganan covid-19.

“Jika masyarakat yang menerima vaksinasi secara merata, diharapkan akan terbentuk kekebalan kelompok yang dapat digunakan untuk menurunkan penyebaran dan penularan virus corona,” ungkap dokter Koboi–sapaan akrabnya.

Bahkan, sambung dokter Yudi, diharapkan pelaksanaan vaksinasi covid-19 ini bisa menghentikan pandemi yang sudah melanda Indonesia setahun terakhir ini.