oleh

Tolak Lepas Terminal Daya, AR Sony Minta Pemkot Makassar Pertahankan Aset

Editor : Armansyah, Penulis : Hikmah-Berita, Metro-
MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Perusahaan Daerah (PD) Terminal Makassar Metro meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tidak melepaskan pengelolaan Terminal Daya ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Meski regulasi mendukung pengelolaan ke pemerintah pusat.
Dirut PD Terminal Makassar Metro, AR Sony meminta Pemkot Makassar tegas dengan status pengelolaan Terminal Daya. Meski, Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah menyebutkan terminal tipe A dikelolah pemerintah pusat.
“Kementerian Perhubungan memang punya hak dalam mengelolah dan mengambil alih terminal tetapi seharusnya Pemkot juga pertahankan asetnya,” tegas Ar Sony, Selasa (23/2).
Menurut AR Sony, terminal yang dimiliki oleh Pemkot Makassar seperti terminal Daya dan Malengkeri itu tidak layak untuk diambilalih oleh Kementrian Perhubungan maupun Pemprov Sulsel. Terminal Daya, lokasi bukan ditengah kota sesuai aturan.
“Kita ambil contoh di terminal daya, lokasinya itu tidak strategis dan tidak berada di tengah kota Makassar dan tidak bisa dijadikan Terminal regional. Sementara dalam peraturan, terminal regional harus berada ditengah kota,” bebernya.
Untuk terminal Malengkeri, sambung AR Sony, kondisinya sangat tidak layak, kebanyakan kendaraan luar daerah tidak mau lagi masuk karena kondisinya sangat sembrawut dan tidak memadai.
Justru, AR Sony menyarankan agar Kementerian Perhubungan mencari dan menyiapkan lahan tersendiri untuk membangun terminal baru di Kota Makassar. Sebab, masih banyak lahan strategis yang bisa digunakan.
“Banyak lahan diluar sana yang sangat strategis untuk dipakai membangun terminal, mungkin pihak dari Kementerian bisa melihat itu,” pungkasnya.