oleh

Jasa Raharja Gunakan Sistem Jemput Bola Percepat Pencairan Santunan

Editor : Armansyah, Penulis : Hikmah-Berita, Ekobis-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Selatan meminimalisir keluhan masyarakat terkait lambannya pencairan santunan korban kecelakaan transportasi. Ini menjadi fokus Jasa Raharja di 2021.

Perusahaan plat merah ini menerapkan sistem jemput bola. Petugas Jasa Raharja secara proaktif mendatangi kecelakaan sehingga para korban tidak kesulitan dalam proses pencairannya.

“Untuk yang meninggal dunia, ahli waris langsung di identifikasi keberadaannya dan santunan dibayarkan. Kalau bisa hari itu juga,” kata Kepala Cabang Jasa Raharja, Ifriyantono, Kamis (25/2).

Dia menyatakan, jika selama ini masyarakat harus mengurus klaim di Jasa Raharja untuk pencairan, maka sekarang tidak lagi.

Realisasi sistem itu didukung pihak kepolisian dan seluruh rumah sakit, serta pelayanan terpadu. PT Jasa Raharja tekah membangun kerjasama.

J”adi misalnya ada kecelakaan, rumah sakit yang langsung melaporkan ke Jasa Raharja terkait korban,” beber dia.

Namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi korban untuk mencairkan santunan Jasa Raharja. Diantaranya, harus ada laporan polisi terkait insiden kecelakaan yang terjadi.

Kedua, korban harus dibawa ke rumah sakit untuk diberikan pertolongan. Ini dibuktikan dengan surat pemeriksaan di rumah sakit tempat korban dirawat.

“Terakhir korban kecelakaan harus memiliki surat surat kelengkapan berkendara,” ucap dia.

Ifriyanto mengungkapkan, selama 2020 pihaknya telah mencairkan santunan hingga Rp88 miliar. Dia berharap tahun ini, masyarakat lebih patuh pajak sehingga pembayaran santunan juga lebih mudah.

Sebab menurut dia, pembayaran pajak merupakan regulasi yang berhubungan dengan pembayaran santunan saat terjadi kecelakaan kerja.

“Maka diharapkan  masyarakat lebih taat pajak, bukan hanya karena takut di sanksi tetapi karena kewajiban,” tutup dia.