oleh

Besarkan Bisnis Maritim di KTI, PT IKI Jajaki Kerjasama Perusahaan Swasta

Editor : Armansyah, Penulis : Hikmah-Berita, Bisnis, Ekobis-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – PT Industri Kapal Indonesia (IKI) membangun kerjasama dengan perusahaan swasta, PT Terafulk Megantara Design. MoU ini untuk memperkuat kemampuan di bidang engineering & design kapal sekaligus dalam bidang pemerolehan dan pelaksanaan proyek pembangunan kapal baru.

“Kita berharap dengan kerjasama ini dapat meningkatkan revenue yang berefek pada tumbuhnya profit dan kinerja masing-masing perusahaan,” tandas Dirut IKI Diana Rosa, Rabu (3/3).

Meski baru 7 bulan menakhkodai IKI, Diana Rosa bergerak out of the box dengan membangun kekuatan dengan perusahaan swasta dalam peningkatan order dan proses bisnis yang saling menguntungkan sekaligus memperkuat bisnis maritim di wilayah timur Indonesia (KTI).

Gerakan yang dibangun oleh BOD IKI tidak terlepas dari upaya menjadikan PT IKI sebagai kebanggaan BUMN khususnya masyarakat Sulsel sebagai shipyard yang berkelas dunia “from west to the world.

Selain PT Terafulk Megantara Design, kerjasama juga dibangun dengan PT Bandha Graha Reksa (BGR) salah satu BUMN yang bergerak di Logistik dan usaha lainnya dalam hal pemberdayaan lahan idle PT IKI (Persero).

Kata Diana, PT IKI dan PT BGR ingin mengembangkan BUMN dalam peningkatan lahan. Tahap awal, sedikitnya ada 3 hektar lahan rencana membangun logistic centre. Dimana, PT BGR akan berinvestasi Rp50 miliar diluar pemberdayaan lahan.

“PT BGR memilih PT IKI karena disamping punya lahan yang idle, PT IKI juga sudah punya TUKS,” jelasnya.

Dengan potensi yang dimiliki PT IKI , manajemen PT BGR telah melakukan survei di lahan milik PT IKI, termasuk yang ada di Kota Bitung Sulawesi Utara. Keinginan tersebut, BOD PT IKI menyambut baik dengan meneken MoU, Selasa (2/3) kemarin.

“Para pihak berpendapat bahwa dengan sinergitas ini bukan hanya pemberdayaan lahan idle tapi bisa dikembangkan ke bidang usaha pengolahan limbah,” bebernya.

Harapannya, kata Diana, PT IKI dan PT BGR dengan kolaborasi para pihak dapat meningkatkan pendapatan, laba dan kinerja perusahaan BUMN serta bisa menambah deviden dan pajak.

“Tidak hanya itu, kerjasama ini bisa meningkatkan kesejahteraan karyawan dan pencapaian target-target RKAP / RJPP yg ditetapkan oleh pemegang saham serta mendukung program kerja pembangunan pemerintah berkelanjutan,” pungkasnya.