oleh

Hapus Jam Malam, Pengusaha Hotel Sambut Baik Kebijakan Danny

Editor : Armansyah, Penulis : Hikmah-Berita, Ekobis, Perhotelan-
MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menghapus aturan jam malam. Kebijakan ini disambut baik oleh pengusaha hotel.
Pasalnya, aturan yang dinilai tidak efektif tersebut bukan hanya menekan pengusaha UMKM tetapi juga pengusaha yang bergerak di bidang perhotelan lantaran  jam operasional yang terbatas.
Marketing & Communication Manager Mercure, Rian Irianto Anuggerah mengungkapkan, selama pandemi penurunan okupansi di triwulan pertama memang sangat terasa. Apalagi, dengan adanya pembatasan jam malam.
“Di triwulan pertama tahun ini okupansi diangkat 27 persen, lebih rendah dibanding tahun lalu dimana okupansi 30 persen di bulan yang sama,” ujar Rian saat ditemui di Hoter Mercure Makassar Jumat (5/3).
Lanjut Rian, pembatasan jam malam tersebut paling berpengaruh terhadap kunjungan resto. Maka dengan adanya penghapusan tersebut diharapkan okupansi dapat kembali meningkat secara signifikan.
“Bulan ini kami optimis pencapaian lebih tinggi terutama di restoran dan seluruh area hotel, apalagi telah ada vaksin dan penghapusan jam malam,” sebut dia.
Terpisah, Marketing Communication Whiz Prame, Rani juga merasakan hal yang sama. Kata dia, selama pandemi pihaknya harus  melakukan berbagai inovasi dan terobosan untuk terus boroperasi.
“Untuk saat ini kami memfokuskan pada program sosial event seperti memfasilitasi kegiatan Birth day, akat nikah dan wedding untuk kembali mendongkrak okupansi hotel,” Pungkasnya.