oleh

Penanganan Covid-19, Pemprov Sulsel Refocusing Anggaran Rp100 Miliar

Editor : Armansyah-Berita, Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan berbenah. Beberapa proyek dipastikan akan dibatalkan. Salah satu faktornya, refocusing anggaran.

Sekertaris Bappelitbangda Sulsel, Junaedi mengatakan, jumlah anggaran yang direfocusing tahun ini lebih sedikit dari 2020 yang sampai 50 persen dari total APBD. Tahun ini, hanya Rp100 miliar lebih.

Pihaknya, bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) lainnya sementara mengidentifikasi kegiatan yang bisa dihilangkan, misal untuk anggaran rapat, dan kegiatan lainnya yang tidak prioritas.

“Misal kegiatan rapat dikurangi, kegiatan yang sifatnya tidak produktif, yang bisa dihemat-hemat,” ucap Junaedi.

Kebijakan refocusing ini diharapakan tidak menggangu upaya pemerintah dalam melakukan percepatan pemulihan ekonomi. Perintah refocusing kata Junaedi untuk mendukung program pemerintah dalam rangka vaksinasi nasional.

Dimana pemerintah daerah diharapkan menyiapkan anggaran untuk memfasilitasi dan menyediakan alat-alat pendukung vaksinasi.

“Dialihkan untuk mendorong penyelanggaraan gerakan vaksin nasional. Misalnya, mensupport kegiatan distribusi, pengadaan alat penyimpanan vaksin atau storage,” ulas Junaedi.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, akan mengevaluasi program yang tidak terlalu prioritas. Delapan persen dari jumlah APBD akan dipangkas dan dialihkan untuk penanganan Covid-19.

“Kita nanti akan evaluasi (program) karena kebetulan ada refocusing. Salah satu syarat refocusing kan harus mencancel beberapa program-program yah. Dengan mengalihkan 8 persen ke wilayah yang dimintakan pusat,” ucap Andi Sudirman.