oleh

OJK dan IJK Peduli Bencana Lewat Penggalangan Dana

Editor : Armansyah, Penulis : Hikmah-Berita, Ekobis-
MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Otoritas Jasa Keuangan bekerjasama dengan Industri Jasa Keuangan (IJK) menggalang dana kemanusiaan dalam program OJK dan IJK Peduli Bencana. Penggalangan dana tersebut bertujuan membantu penanganan covid-19 dan bencana alam yang terjadi dibeberapa daerah di Indonesia.
Pada kegiatan sosial tersebut,  OJK dan IJK berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp4,29 miliar yang dihimpun dari Anggota Dewan Komisioner OJK, 169 Industri Jasa Keuangan (Perbankan, Pasar Modal dan IKNB) serta asosiasi di sektor jasa keuangan dan juga bantuan dari Pegawai OJK.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso dalam kegiatan virtualnya mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk sinergi untuk semakin memperkuat negeri.
“Dengan upaya ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana di berbagai daerah. Mudah-mudahan dengan sinergi ini bisa memperkuat upaya kita membangun negeri ini,” kata Wimboh, Minggu (7/3).
Terkait penyaluran bantuan tahap pertama yang diserahkan senilai Rp2,175 miliar terdiri dari donasi untuk korban gempa di Sulbar Rp1,75 miliar, pembangunan shelter Covid di Bantul Yogyakarta Rp150 juta, bantuan banjir di Semarang Rp100 juta, longsor di Sumedang Rp100 juta dan perbaikan tanggul sungai Citarum Rp75 juta.
Penyerahan bantuan donasi untuk bencana Longsor di Sumedang dan tanggul Sungai Citarum akan dilaksanakan pada 13 Maret 2021 di Bandung, bekerja sama dengan Jabar Bergerak.
“Program OJK dan IJK Peduli Bencana akan terus dibuka dan dikoordinir oleh OJK untuk mengumpulkan donasi guna membantu penanganan dampak bencana alam serta penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air,” paparnya.
Lebih jauh, kata Wimboh, tahun 2020, program kemanusiaan OJK dan IJK ini juga sudah memberikan bantuan untuk gempa di NTB dan Palu.
“Pada Mei 2020 Ikatan Pegawai OJK (IPOJK) juga sudah memberikan bantuan senilai Rp15 miliar kepada Palang Merah Indonesia (PMI) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang bersumber dari pemotongan gaji bulanan pegawai OJK serta pemotongan Tunjangan Hari Raya,” tuturnya.