oleh

Capaian Vaksinasi di Sulsel Masih Jauh dari Target

Editor : Armansyah-Berita, Layanan publik, Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Sebanyak 80.524 orang sudah menerima vaksin dosis tahap I di Sulsel. Rinciannya, SDM Kesahatan 56.864 orang, 22.314 petugas publik, serta 1.347 lansia.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sulsel, Nurul AR mengatakan, dari data tersebut, realiasi vaksinasi di Sulsel baru menyentuh angka 5,3 persen dari total sasaran 1.506.638.

Sasaran vaksin 1,5 juta lebih tersebut terbagi untuk SDM kesehatan sebanyak 58.858, petugas publik (TNI, polisi, tenaga pendidik, ASN, driver ojol, pedagang, wartawan) totalnya 694.477, serta lansia 753.303.

“Vaksinasi untuk SDM-K sudah hampir selesai, sudah 96 persen. Sebenarnya ini masih jauh dari target keseluruhan, tapi kita upayakan terus melakukan vaksinasi setiap hari untuk memenuhi target 1,5 juta lebih itu,” ucap Nurul, Minggu (7/3).

Sementara, vaksinasi dosis kedua baru disuntikkan ke 43.091 penerima. Vaksinasi dosis kedua ini belum menyasar petugas publik maupun lansia, pasalnya vaksinasi untuk kedua sasaran tersebut baru terlaksana pada awal Maret lalu.

“Belum ada, karena kan petugas publik dan lansia baru mulai vaksinasinya Maret ini, rentan waktunya untuk usia 18-60 tahun itu 14 hari setelah dosis pertama, sementara untuk lansia 28 hari,” jelasnya.

Lain halnya dengan vaksinasi SDM kesehatan atau nakes yang sudah berjalan sejak 14 Januari lalu. Untuk target 1,5 juta lebih ini diharapkan selesai pada Juni mendatang.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, berharap pelaksanaan vaksinasi untuk pelayan publik bisa berjalan lancar dan bisa mencapai target.

“Alhamdulillah, vaksinasi tahap dua untuk pelayanan publik telah dimulai. Kita berharap antusiasme dari pelayan publik untuk mensukseskan vaksinasi ini,” ungkapnya.

Langkah ini, kata dia, sebagai salah satu cara untuk menekan angka penyebaran virus Corona. Bahkan dirinya pun menjadi orang pertama yang melakukan vaksinasi Covid-19 di Sulsel. Bahkan menjadi bukti ke masyarakat tidak adanya dampak serius dengan melakukan vaksin Covid-19.

“Yang perlu diperhatikan, para penerima vaksin ini harus melalui skrining terlebih dahulu. Jika memenuhi syarat baru bisa melakukan vaksin. Jangan takut divaksin,” pesannya.