oleh

Pemerintah hapuskan PPh Haji, Sekretaris AMPHURI: Ini Kabar Baik

Armansyah and Hikmah-Berita, Info Umroh/Haji, ISLAMI-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Langkah pengecualian Pajak Penghasilan (PPh) bagi Badan Pengelolah Keuangan Haji (BPKH) yang ditetapkan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) dinilai menjadi stimulus bagi pengelolah haji dan umrah.

Aturan tersebut merupakan turunan dari UU Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 dimana Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah, Serta Ketentuan Umum dan Tata Cara Perjanjian, pemerintah mengecualikan penghasilan yang diterima BPKH dari pengembangan keuangan haji.

Sekretaris Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) DPD Sulampua, A Candrawali menganggap pembebasan PPh sebagai kabar baik.

Pasalnya, dana haji yang selama ini dikelola merupakan dana titipan dari jamaah dengan skala tahunan bahkan puluhan tahun.

Candra menilai jika terus dikenakan pajak maka dana tersebut akan tergerus, apalagi saat ini akses haji dan umrah masih ditutup Pemerintah Arab Saudi.

“Saya rasa ini kabar baik sekali untuk industri umroh dan haji, terlebih karena ini bisnis Ibadah dan memang harga pasaran yang puluhan juta. Jika terus dikenakan pajak maka dana haji akan tergerus,” ujar Candra Jumat (12/3)

Meski demikian kata Candra, adanya penurunan ini tidak serta merta berpengaruh pada penurunan biaya haji maupun umrah.

“Inikan bahasannya PPh ya, jadi yang berpengaruh adalah margin travel yang dihapuskan pajaknya. Itupun pengaruh pembebasan pajak ini kecil sekali, jadi kemungkinan tidak ada penurunan harga karna memang margin travel tipis sekali apalagi dengan kondisi pasar yang makin hari makin mengarahkan kami untuk menekan harga,” pungkas dia