oleh

Festival Vaksinasi Ditarget 1.000 Peserta Perhari

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan menggelar Festival Smart Vaksinasi yang akan dihelat 18 Maret 2021 mendatang. Pemkot menargetkan 1.000 peserta per hari yang akan divaksin.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mengatakan, jika proses vaksinasi ini berjalan dengan baik, maka akan ada sebanyak 10 ribu orang yang divaksin per harinya.

“Ini akan berbasis dengan sistem IT dan digital jadi kami sudah laporkan, dan kita sudah siap 90 persen kita tinggal minta pengarahan tentang detailnya saja,” ujar Danny.

Danny menjelaskan, Festival Smart Vaksinasi Kota Makassar yaitu sebuah model baru memutus rantai Covid-19. “Nanti saya bagikan brosurnya, itu adalah model baru vaksinasi yang cerdas atau smart biar cepat dan menyenangkan,” ungkapnya.

Danny juga memastikan pelaksanaa Festival Smart Vaksinasi tidak akan terjadi kerumunan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Danny Pomanto mengimbau para peserta untuk tidak membawa kendaraan pribadi.

“Jadi tidak ada yang bawa kendaraan pribadi. Harus diantar dan tidak boleh parkir. Boleh juga pakai Ojek Online (Ojol). Ini salah satu cara untuk menghindari kerumunan,” ucap Danny.

Festival ini dikatakan perlu agar percepatan segera tertangani namun tetap dalam protokol kesehatan yang ketat.

“Dalam penyelenggaraan nantinya kita siapkan venue khusus, kita sediakan kursi berjarak untuk calon penerima vaksin, kemudian dan petugas vaksinator akan mendatangi calon penerima vaksin satu persatu. Banyak ini. Makanya kita target saja cepat langsung 1.000 orang satu kali vaksin,” jelasnya.

Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi juga memastikan kesiapan penyelenggaraan Festival Smart Vaksinasi.

“Kita mempersiapkan semuanya secara detail bersama pak Wali, dan kita berdiskusi dan terus berkoordinasi agar festival vaksin ini sukses dan insya Allah bermanfaat buat masyarakat Kota Makassar,” kata Fatma.

Menurutnya, seluruh peserta wajib mengikuti rapid antigen terlebih dahulu sebelum mengikuti program vaksinasi tersebut. Hal ini guna memastikan seluruh peserta negatif dari virus Covid 19.

“Semua harus rapid antigen dulu. Dan cek kondisi tubuh. Kami sudah kordinasi juga dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang ikut mensupport festival smart vaksinasi ini,” jelas Fatma.

Sebagai pemantapan penyelenggaraan program yang akan turut dihadiri Presiden Jokowi tersebut, Danny-Fatma telah memberikan pengarahan kepada ratusan tenaga kesehatan yang berasal dari 47 puskesmas.

“Pak Presiden dipastikan datang. Kita juga mau memperlihatkan kesiapan kita dengan terap menjalankan protokol kesehatan yang ketat. Apalagi ini ada 1000 peserta. Insya Allah berjalan dengan lancar,” demikian Fatma.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Andi Hadijah Iriani mengaku telah siap menjalankan program ini. Dari tempat hingga vaksinator dan sasaran vaksin.

“Semuanua saya kira sudah siap, kalau terkait dengan tempat insya Allah sudah. Kemudian yang kedua adalah siapa yang akan di vaksinasi tentu adalah ASN dan tidak menutup kemungkinan boleh peserta yang lain karena kita mulai dari pagi sampai kita menunggu kedatangan bapak presiden dan prosesnya akan dilakukan secara continue,” jelasnya.

Lanjutnya, untuk vaksinator sendiri sudah disiapkan sebanyak 500 orang dimana 300 dari jumlah tersebut berasal dari puskesmas kota Makassar.

“Vaksinator sendiri kita sudah mentraining 200 lagi di hari minggu kemarin dan dari puskesmas sendiri ada 300 jadi ada total 500 vaksinator yang Pemkot siapkan,” imbuhnya.

Pemerintah Kota Makassar, kata dia, ingin menjalankan proses vaksin ini dengan lebih cepat, bahkan digadang-gadang hanya dalam waktu satu bulan saja.

“Kita ingin lebih awal dan lebih cepat menuntaskan vaksinasi. Pak Wali ingin menargetkan sebulan saja sudah selesai,” paparnya.

Ia menambahkan untuk warga masyarakat yang belum terdaftar vaksin bisa melakukan pendaftaran melalui aplikasi yang sudah di launching oleh Pemkot Makassar.