oleh

Bapemperda “Kupas” Visi Misi ADAMA

Editor : Armansyah, Penulis : Yadi-Berita, Pemerintahan, Wakil Rakyat-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Menindaklanjuti surat pengajuan dari Pemerintah Kota Makassar, terkait usulan perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2021, direspon Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Makassar, dengan menggelar rapat dengan Bagian Hukum Pemkot Makassar, di ruang Badan Anggaran DPRD Makassar, Sabtu (20/3).

Ketua Bapemperda DPRD Makassar, Eric Horas menekankan, bahwa pertemuan tersebut dalam rangka menyamakan persepsi antara legislatif dengan program visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar.

Namun, pembahasan secara detail belum dilakukan lantaran sejumlah anggota Bapemperda memberikan kesimpulan bahwa Rapat pembahasan perubahan Propemperda 2021, harus menghadirkan SKPD terkait.

Salah satu anggota Bapemperda, H Muchlis A Misbah mengungkapkan, rapat berikutnya dijadwalkan pada Rabu (24/3) dengan menghadirkan SKPD terkait.

Sebab, menurutnya perihal perubahan Propemperda 2021 harus dibahas secara detail, sehingga dirinya meminta SKPD terkait untuk bisa dilibatkan dalam pembahasan berikutnya.

“Kami selaku Bapemperda menjadwalkan Rabu (24/3) untuk dilakukan pertemuan selanjutnya dengan wajib menghadirkan SKPD terkait, khususnya yang berhubungan langsung dengan visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih,” ujarnya, saat dikonfirmasi, Minggu (21/3).

Hal senada juga disampaikan, anggota Bapemperda lainnya Abdi Asmara yang menegaskan, rapat berikutnya harus di gas full dengan harapan Perda yang akan dibuat bisa selesai sesuai dengan visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar.

“Kami harapkan rapat ke depan kita Bapemperda gass full dengan mengundang SKPD terkait untuk menyesuaikan visi misi Walikota,” ungkap Ketua Komisi C DPRD Makassar ini.

Menurutnya, selain menyamakan program strategis Wali Kota Makassar dengan program Ranperda, DPRD Makassar juga memastikan akan mengawal program Makassar Recover dalam rangka penanganan Pandemi Covid-19, yang telah dicanangkan pekan lalu, yang diawali dengan peresmian Festival Smart Vaksinasi.

Salah satu bentuk dukungan legislatif dalam hal penyediaan anggaran program tersebut.
DPRD Kota Makassar selaku penyelenggara pemerintahan memastikan mendukung dan menyukseskan program strategis Walikota Makassar itu, melalui hak anggaran DPRD Kota Makassar.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Makassar, Adi Rasyid Ali saat melakukan pertemuan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Makassar, stakeholder RSUD Daya, Dinas Sosial, Dinas PU dan BPBD Kota Makassar serta Sekretariat DPRD Makassar.

Ara (sapaan akrabnya) menyampaikan, pada prinsipnya DPRD sangat mendukung program Makassar Recover, sehingga kami meminta secara detail kebutuhan anggaran pelaksanaannya.

“Kami di DPRD pada prinsipnya mendukung dan ingin menyukseskan program Makassar Recover ini dan kami sudah sampaikan secara langsung kepada Pak Danny, terkait berapa kebutuhan anggarannya,” ujarnya.

Soal target program Makassar Recover yang akan dilaksanakan selama 9 bulan ini, lanjut Ara, Tim Anggaran Pemkot Makassar juga telah menyampaikan kepada DPRD, termasuk soal beberapa kegiatan maupun langkah yang membutuhkan dukungan anggaran, diantaranya rekrutmen relawan, insentif tenaga kesehatan dan pengadaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

“Makanya dalam pertemuan kemarin, kami meminta rinciannya untuk mengetahui dan memberikan saran serta masukan demi kelancaran program ini,” tegasnya.

Sebelumnya, Juru Bicara TAPD Pemkot Makassar, Helmy mengemukakan, program strategis Makassar Recover ini bukan hanya semata-mata menangai Covid-19, tapi ada tiga fokus yang diamanahkan, yaitu imunitas, dampak sosial, dan pemulihan ekonomi.

“Sesungguhnya program Makassar Recover ini fokus kepada tiga hal, yaitu imunitas, menangani dampak sosial yang ditimbulkan dan pemulihan ekonomi daerah,” singkatnya.