oleh

Tunggak Ratusan Juta, PLN Putus Aliran Listrik PJU di Takalar

Editor : Armansyah, Penulis : Supahrin-Berita, Daerah, Takalar-

TAKALAR, BACAPESAN.COM – Sepanjang jalan Kabupaten Takalar terlihat gelap gulita di malam hari. Sebab, PLN Takalar putus aliran listrik Penerangan Jalan Umum (PJU).

Hal ini dilakukan PLN lantaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar menunggak pembayaran listrik penerangan Jalan umum (PJU) untuk rekening bulan Maret sebesar Rp607,8 Juta.

“Kami mencabut aliran listrik PJU karena nunggak pembayaran untuk satu bulan. Itu dilakukan karena aturan mainnya memang seperti itu, dan sebelum kami mencabut meteran dan non meteran terlebih dahulu kami mengingatkan tunggakan pelanggan,” ucap Manager Unit Layanan Pelanggan PLN Takalar, Agus Wahyu, Selasa (30/3).

Agus Wahyu juga menegaskan, apabila selama 60 hari setelah pencabutan dilakukan Pemda Takalar tak membayar tunggakan. PLN akan menutup aliran alias cabut aliran listrik milik Pemda.

“Kami juga menyampaikan ke masyarakat bahwa pembayaran Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sebesar 10 persen setiap bulan kami menyetor ke Rekening Pemda Takalar. Kalau dikalkulasi jumlahnya melebihi dari tunggakan PJU karena jumlah konsumen di Takalar sekitar 82 ribu,” jelasnya.

Sementara, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Takalar, Hj. Nijrah membenarkan Pemda Takalar memiliki tunggakan pembayaran listrik untuk PJU. Kata dia, tunggakan itu sekira Rp600 ratus jutaan lebih.

Ini disebabkan, karena memang anggaran untuk pembayaran PJU tahun 2021 sebesar Rp1,2 miliar hanya untuk pembayaran Januari dan Februari. Sehingga, pembayaran untuk bulan Maret Pemda Takalar terpaksa dipending.

“Kami juga belum mendapatkan solusinya untuk membayar tunggakan tersebut. Palingan di perubahan anggaran, baru bisa dianggarkan kembali. Ini terjadi, karena Pemerintah Takalar telah menyiapkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sehingga anggaran pembayaran listrik PJU hanya untuk dua bulan,” tandasnya.