oleh

Tak Mampu Bayar, Pasien Covid Diangkut ke Grand Imawan

Armansyah-Berita, Kesehatan, Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Swiss-Bellhotel Makassar memutuskan kerja sama, terhitung Minggu (29/3). Pihak Swiss-Bellhotel pun tidak lagi menerima pasien covid tanpa gejala.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari saat dikonfirmasi mengakui, pihaknya memang sudah tidak bekerjasama lagi dengan hotel Swiss Bel, dengan alasan jumlah pasien berkurang, sehingga perawatan difokuskan hanya pada satu hotel, yakni Grand Imawan.

“Pasien yang ada di sana kami pindahkan ke hotel lain untuk perawatan. Jadi bukan diberhentikan. Tetapi kita pindahkan mereka. Apalagi kasus memang terus berkurang, tak lagi seperti dulu,” sebut Ichsan Mustari, Selasa (30/3).

Penghentian penerimaan pasien isolasi tersebut juga diakui oleh General Manager Swiss-Bellhotel Makassar, Wawan Setiawan. Menurutnya sejak Februari lalu, Pemprov Sulsel sudah tidak melakukan pembayaran, karena itu pihaknya memilih memutuskan kerjasama.

“Sekarang sudah tidak ada lagi pasien Covid, jadi kami sudah menerima tamu secara umum,” sebutnya.

Isu penunggakan pembayaran tersebut ditampik oleh Kepala BPBD Sulsel, Ni’mal Lahamang. Ia mengklaim telah melunasi pembayaran sejak pemakaian pertama hingga pembayaran di Februari lalu.

“Sudah dibayar tagihannya sampai Februari, kalau Maret masih dalam proses, karena panjang ada review-nya, dan lain-lain,” sebut Ni’mal bebarapa waktu lalu.

Ia menyebut pihak Swisbell meminta ada perjanjian dari Pemprov Sulsel untuk menjamin pembayaran pemakaian hotel tersebut. Hanya saja, Ni’mal mengaku tidak memenuhi permintaan tersebut dengan alasan mengacu pada pola pembayaran tahun sebelumnya.

Pihaknya juga tidak bisa membayar secara langsung karena tidak punya kuasa untuk urusan keuangan.

Diketahui, Swiss-Bellhotel menjadi hotel pertama yang dijadikan sebagai isolasi pasien OTG di Sulsel. Bahkan hotel ini sudah menjadi posko satgas covid-19. Saat memutus kerjasama, masih ada 24 pasien Covid-19 yang ada di hotel tersebut. Pasien kemudian dipindahkan ke Hotel Grand Imawan.