oleh

Dirjen Rehabilitasi Sosial Minta Balai Rehabilitasi di Takalar Multi Fungsi

Editor : Armansyah, Penulis : Hikmah-Berita, Metro-
MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Direktur Jenderal (Dirjen) Rehabilitasi Sosial, Raden Harry Hikmat meminta Loka Rehabilitasi Sosial korban penyalahgunaan Napza dan Orang dengan HIV AIDS (ODHA) Pangurangi menjadi sarana rehabilitasi yang multi fungsi.
Raden meminta Balai yang terletak di Desa Pattopakang tersebut tidak hanya khusus menangani ODHA dan Napza tetapi seluruh masyarakat yang mengalami permasalahan sosial dan membutuhkan rehabilitasi.
“Kehadiran Loka Residen ini diharapkan tidak hanya khusus menangani ODHA dan Napza tetapi juga menangani dari sisi kebutuhan darurat,  terutama masalah sosial lain seperti disabilitas,  gepeng dan sebagainya,” ujar Raden, Sabtu (3/4).
Menurut Raden, LRSKPN harus multi fungsi namun tetap mengkhususkan pelayanan yang diberikan tergantung permasalahan sosial yang dialami  masyarakat.
“Multi fungsi yang dimaksud adalah Balai sosial yang memberikan layanan namun dalam posisi yang bersangkutan masih memiliki spesifikasi tertentu,” terangnya.
Untuk itu, Raden mengungkapkan perlunya sarana dan prasarana fisik harus disiapkan dengan baik agar peranan balai mampu menjadi multi fungsi.
“Area Balai Loka ini sangat luas namun perlu kesiapan SDM. Artinya, menangani masalah perlu spesifikasi seperti terapis, butuh psikolog,  pekerja sosial dan  Sebagainya. Kalau nanti juga melayani disabilitas maka butuh SDM yang punya kemampuan pelatihan keterampilan itu,” pungkasnya.
Sementara, Kepala Balai LRSKPN Andi Nur Alam mengungkapkan saat ini pihaknya telah memiliki beberapa pekerja sosial yang terus siaga jika mendapat laporan dari masyarakat.
“Ada empat pekerja sosial yakni konselor adiksi yang senantiasa turun jika ada informasi dari masyarakat mengenai adanya masalah sosial,” ujarnya
Hal yang sama juga disebutkan Kepala Balai Rehabilitas HIV,  Pengalamen Subakti, nantinya kata dia pihaknya akan melakukan kerjasama agar masyarakat dengan masalah sosial mampu di berdayakan di LRSKPN.
“Kita berharap adanya kerja sama sehinga  para ODHA dan orang yang mengalami masalah sosial lainnya dapat diberdayakan di Balai ini, terlebih karena daya tampungnya sangat besar,” katanya.