oleh

DPP Golkar sanjung TP

Editor : Armansyah-Headline-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM-, Kepemimpinan Taufan Pawe (TP) sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel mendapat sanjungan dari Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Azis Syamsuddin. Kerja Taufan Pawe dianggap mampu menaikkan elektoral Partai Golkar di Sulsel.

Azis Syamsuddin yang juga Wakil Ketua DPR RI mengaku kinerja Wali Kota Parepare dua periode itu mendapat apresiasi pengurus DPP Golkar, khususnya dari Ketua Umum Airlangga Hartato dan Sekjen Lodewijk Freidrich Paulus.

Untuk itu, Azis Syamsuddin meminta Taufan Pawe untuk tetap fokus membesarkan Golkar. Bahkan Azis meminta TP tidak mempedulikan atau tidak terganggu dengan adanya sorotan beberapa pihak yang tidak mendasar.
“Pak Azis menyampaikan ke Pak TP untuk jangan terganggu fokusnya.

Karena Pak TP sudah on the track dalam membesarkan Partai Golkar, dan itu diapresiasi DPP,” kata Wakil Sekretaris Golkar Sulsel, Zulham Arief, Minggu, 4 April 2021.

Bahkan, kata Zulham, Azis Syamsuddin mengapresiasi inovasi Taufan Pawe dalam mengukur kapasitas calon ketua DPD II melalui fit and proper test yang dilakukan secara profesional. Hal ini dinilai positif untuk mengetahui visi-misi calon ketua dalam membesarkan Partai Golkar.

“Apa yang dilakukan Pak TP mulai dari melakukan fit and proper test, walaupun hal itu tidak diatur pada juklak tapi itu dinilai inovasi yang tentu saja menguntungkan Partai Golkar karena bisa menakar militansi kader. Dan ini mendapat apresiasi dari beliau (Azis),” kata Zulham.

Sekretaris AMPG Sulsel ini menambahkan, Azis Syamsuddin bangga atas pergerakan dan konsolidasi yang gencar dilakukan Taufan Pawe. Bagaimana tidak, TP dalam setiap konsolidasinya mewajibkan kader Golkar Sulsel untuk terus mensosialisasikan Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai calon presiden 2024.

“Beliau (Azis) sangat bangga dan senang. Pak TP dalam konsolidasi di DPD II terus menegaskan jika simbol kemuliaan Partai Golkar Bapak Airlangga untuk kita dorong bertarung di 2024. Ini sejalan dengan harapan kader Golkar se-Indonesia,” jelasnya.

Diketahui, Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Mustafa Raja menyindir Taufan Pawe yang melakukan uji kepatutan dan kelayakan di musyawarah daerah kabupaten dan kota di Sulsel. Taufan Pawe disebut asal buat aturan.

Mustafa meminta agar Partai Golkar Sulsel tidak asal buat aturan sendiri. Menurutnya, Musda adalah sakral sehingga harus ikut aturan organisasi.
Mustafa mengaku DPP baru tahu jika aturan seperti itu diberlakukan di musyawarah daerah kabupaten dan kota di Sulsel. “Sejak kapan Golkar gelar Musda dilakukan uji kepatutan dan kelayakan, atau fit and proper test. Di peraturan organisasi itu tidak ada yang seperti itu,” kata Mustafa.

Ia meminta agar Partai Golkar Sulsel tidak asal buat aturan sendiri. Menurutnya, Musda adalah sakral sehingga harus ikut aturan organisasi.

Mustafa menjelaskan, aturan dan pelaksanaan Musda di kabupaten dan kota sudah diatur dalam Peraturan Organisasi nomor 2 tahun 2020.
Dalam petunjuk pelaksanaan Musda Partai Golkar juga tak satu pun pasal yang mengatur soal uji kelayakan dan kepatutan terhadap Calon Ketua DPD II Golkar. Sehingga, jangan ada lagi ada gerakan tambahan.

Sehingga, kata Mustafa, pelaksanaan musda ini jelas sudah melanggar aturan main organisasi. Ia juga meminta agar pengurus DPD I tidak melakukan rekayasa politik termasuk dengan mengusulkan adanya diskresi. Diskresi itu kewenangannya ada di tangan Ketua Umum, Airlangga Hartarto. Tidak semudah itu untuk dikeluarkan.

Ia meminta agar Musda di Kabupaten Golkar dilakukan dengan cara demokratis. Calon ketua yang ada bisa dipilih berdasarkan suara kader dan pemilik suara.

“Jadi jangan kira diskresi itu mudah dikeluarkan. Kalau mau musda, laksanakan, jangan menunda-nunda dengan alasan diskresi belum terbit dan ada syarat khusus yang dibuat-buat,” tegasnya.

Sementara Taufan Pawe mengaku proses uji kepatutan dan kelayakan dilakukan untuk mengetahui visi misi calon untuk partai Golkar. Termasuk dalam mengawal kepentingan politik partai Golkar ke depannya.

Taufan menginginkan ketua yang siap berkorban untuk partai Golkar, termasuk mereka yang siap berkorban untuk kejayaan partai, bukan menjadikan partai sebagai objek pendapatan.

TP juga mengapresiasi kunjungan Azis Syamsuddin di Makassar. Kata Taufan Pawe, kunjungan Azis dalam kapasitas Wakil Ketua DPR RI dalam rangka melihat langsung kondisi ledakan dan korban bunuh diri di Makassar. TP pun mengapresiasi Azis yang memberikan bantuan kepada para korban di RS Bhayangkara.

“Kita sangat mengapresiasi beliau (Azis Syamsuddin) atas kepeduliannya pada kejadian ini. Beliau juga tadi memberikan sumbangan ke korban. Saya melihat beliau bukan hanya wakil ketua DPR RI, tapi saya melihat sebagai simbol partai maka kita patut apresiasi kedatangan beliau,” kata Taufan Pawe yang terus mendampingi Azis Syamsuddin.

TP yang menyambut langsung Azis di Bandara Hasanuddin nampak begitu akrab. Begitupun saat mendampingi Azis ke Rumah Sakit Bhayangkara dan Gereje Katederal. Berulang kali, Azis intens berdiskusi dengan TP. Sesekali Azis merangkul Walikota Parepare itu.
Sebelumnya, Juru Bicara Golkar Sulsel, Salwa Mochtar mengatakan fit and proper test memang tak ada dalam aturan organisasi. Namun, ini merupakan terobosan yang dihadirkan Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe.

“Walau pun terobosan ini tidak ada dalam aturan, tetapi inilah kelebihan Partai Golkar Sulsel pada paradigma baru yang dinginkan Ketua Taufan Pawe untuk menjadikan Golkar sebagai partai cerdas,” katanya. (*)