oleh

Didominasi Kasus Narkoba, Kejari Parepare Musnahkan Barang Bukti dari 64 Perkara Pidum

Editor : Kalmasyari-Berita, Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare gelar pemusnahan Barang Bukti (BB) dari 64 perkara tindak Pidana Umum (Pidum) yang telah memiliki kekuatan hukum tetap diantaranya, barang bukti kasus narkoba, penganiayaan dan pembunuhan mulai bulan januari 2020 hingga maret 2021.

Kegiatan pemusnahan dilaksanakan di halaman depan Kantor Kejari Parepare, Selasa (6/4/2021). Pemusnahan dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parepare Didi Hariyono, disaksikan sekaligus ikut melakukan pemusnahan yaitu, Kepala Dinas Satpol PP Muh Anshar mewakili Walikota Taufan Pawe, Ketua Pengadilan Negeri Parepare Samsidar Nawawi, Kepala Lapas Kelas II A Parepare Indra Mokoagow, Kapolres AKBP Welly Abdillah, perwakilan Kodim 1405 Mlts, dan Brimob Parepare.

Kepala Kejaksaan Negeri Parepare Didi Hariyono menjelaskan, kegiatan pemusnahan barang bukti terutama narkoba itu memang suatu keharusan dan kewajiban.

“Jadi tidak boleh terlalu lama menyimpan barang bukti. Kalau sudah mempunyai kekuatan hukum tetap, maka segera dilakukan pemusnahan,” jelasnya

Dari pantauan bacapesan.com, terlihat barang bukti narkoba jenis sabu yang dibungkus dalam sachet kecil ini seberat 66,0163 gram, 1 botol sabu-sabu liquid, 6 butir pil ekstasi, dimusnahkan dengan cara diblender kemudian dibuat jadi adonan dengan campuran semen, selanjutnya ditumbun ke dalam tanah.

Sementara barang bukti lainnya seperti 2 buah handphone, 8 pireks, 10 bong, 2 batang besi, 7 buah korek api, dan 1 buah timbangan dimusnahakan dengan cara dibakar. Senjata tajam dari kasus penganiayaan dan pembunuhan yaitu parang dan besi, dimusnahakan dengan cara dipotong-potong.
(***)