oleh

Pemkot Surati Rudy Djamaluddin Minta Tanda Tangan SK PPPK

Editor : Armansyah-Berita, Headline-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Nasib 183 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) lingkup Pemkot Makassar terkatung-katung. Pasalnya, dua tahun semenjak dinyatakan lulus seleksi 2019 lalu, mereka tak kunjung mengantongi SK.

Melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, pemerintah kota bahkan menyurati mantan Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin untuk menandatangi SK pengangkatan PPPK.

Surat BKPSDM Nomor: 500/1550/BKPSDMD/III/2021 perihal penandatangan dokumen kepegawaian tersebut ditujukan langsung kepada Rudy Djamaluddin.

Surat itu dikeluarkan 17 Maret 2021. Ditandatangi oleh Plt Kepala BKPSDM Makassar, Andi Siswanta Attas dan mengetahui Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto.

Dalam surat tersebut, Rudy Djamaluddin selaku Pj Wali Kota Makassar periode 24 Juni 2019 sampai 26 Februari 2021 diminta menandatangani penetapan dokumen kepegawaian demi kelancaran pelaksanaan tugas-tugas di lingkup Pemkot Makassar khususnya masalah kepegawaian.

“Adapun dokumen kepegawaian yang dimaksud, Surat Keputusan Wali Kota Makasaar tentang pengangkatan PPPK (tanggal penetapan 4 Januari 2021),” tulis Plt Kepala BKPSDM Makassar, Andi Siswanta Attas dalam surat tersebut.

Selain itu, Pemkot Makassar juga meminta Rudy Djamaluddin untuk menandatangani Surat Keputusan Wali Kota Makassar tentang pendelegasian kepada Sekretaris Daerah Makassar untuk menandatangani surat perjanjian kerja kepada PPPK lingkup Pemkot Makassar.