oleh

Bertahan Ditengah Pandemi, Bos Dua Jempol Bagi Tips Raih Omset Hingga Rp9 M

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Hikmah-Ekobis-

GOWA, BACAPESAN.COM – Tak mudah bertahan ditengah pandemi, ini yang dirasakan hampir semua pengusaha selama satu tahun belakangan akibat merebaknya covid 19.

Namun pengaruh dari krisis kesehatan global ini tidak berlaku bagi Narto, pemilik UD Naga Mas Kecap Dua Jempol Gowa. Berkat kelihaiannya membaca pasar, Narto berhasil meningkatkan omset tahunan.

“Sebelumnya omset saya dikisaran Rp5-6 Miliar, itupun naik turun. Namun saat ini Alhamdulillah omset saya mengalami peningkatan, saat ini telah mencapai Rp9 M, pegawai saya pun bertambah,” ujar Narto saat ditemui di rumah produksinya, Rabu (7/4/2021).

Untuk mencapai hal tersebut, ada triknya kata Narto dan Ia mempelajari selama dua tahun lamanya. “Kita usaha itu tidak hanya semata mata mencari keuntungan, tetapi juga bagaimana kita menunaikan kewajiban sosial kita, itu kuncinya,” pungkas Narto

Cara menunaikan kewajiban sosial tersebut kata dia adalah memberikan jaminan terhadap produk baik itu jaminan keamanan untuk di konsumsi juga jaminan kebersihan. Ini yang dipelajari Narto selama dua tahun dari Badan Standarisasi Nasional (BSN) Sulsel.

“Saya secara sukarela mengurus Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produk saya sehingga masyarakat juga merasa aman saat mengkonsumsi produk saya yang terdiri dari kecap, saos cabe, saos tomat, cuka makan dan sirup,” lanjut Narto.

Alhasil, setelah dirinya merealisasikan apa yang diajarkan BSN selama dua tahun, dimasa pandemi permintaan produknya bukannya menurun malah bertambah.

“Setelah mendapatkan SNI, saat ini saya bisa memproduksi 6 ton produk perhari, itu kami masih kewalahan dan masih kurang karena banyaknya permintaan, namun hanya itu kemampuan mesin saya,” bebernya.

Saat ini, Narto telah menjadi salah satu pemasok kecap sambal terbesar di Sulawesi Selatan dan tenggara. Narto berpesan agar pengusaha lain bisa mengikuti apa yang Ia lakukan.