oleh

Proyek Kereta Api Ditargetkan Bangun Perekonomian Sulsel di 2022

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Hikmah-Metro-

GOWA, BACAPESAN.COM- Proyek Kereta Api Trans Sulawesi diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi di beberapa kabupaten di Sulsel. Olehnya, proyek tersebut saat ini dalam tahan pengerjaan dan sedang digenjot.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Bagian Timur, Jumardi menjelaskan, target rampungnya pembangunan rel kereta api ini memang diperpanjang, meski demikian pihaknya optimistis proyek tersebut akan rampung di 2022.

“Memang target rampungnya proyek diperpanjang, ini dikarenakan pembebasan lahan yang agak lama. Akan tetapi saat ini masyarakat sudah paham bahwa harga pembebasan lahan tidak setinggi yang mereka bayangkan sehingga saat ini tidak lagi terkendala,” ujar Jumardi pasca menghadiri Focus Grup Discussion (FGD) pembangunan dan pengoperasian kereta api Sulsel di Fakultas Teknik Unhas, Gowa.

Selain itu, perpanjangan waktu pengerjaan proyek kereta api juga terhambat oleh pandemi dan cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari belakangan.

“Selain masalah pembebasan lahan, pengerjaan proyek kereta api juga dihambat oleh pandemi covid 19 yang hingga saat ini belum berakhir” jelasnya.

Namun demikian kata Jumardi, jika proyek kereta api ini telah dirampungkan maka perekonomian masyarakat di beberapa daerah di Sulsel mampu ditingkatkan.

“Masyarakat dapat membawa hasil taninya ke kota dengan adanya kereta api ini, pemenuhan bahan pokok di daerah pun akan lebih mudah sehingga ini akan membantu masyarakat,” ungkapnya

Sementara, Ketua DPD Masyarakat Perkeretaapian (Maska) Sulsel Muh Ihsan Ramli menyampaikan jika pihaknya sangat mengapreasiasi adanya pembangunan KA tersebut.

“Masalah lahan sudah relatif bagus progresnya sehingga kontruksi Teknik sesuai FGD tadi didiskusikan dan konstruksi bisa kembali dilanjutkan,” ujar Ihsan.

Lebih jauh, pihaknya terus mendorong proyek perkeretaapian ini rampung, “Artinya sambil jalan pembangunan relnya diselesaikan pengadaan atau persiapan modal dari kereta apinya bisa juga dimulai,” katanya. (*)