oleh

Satnarkoba Polres Parepare Ungkap Kasus Narkoba, Kurir Anak di Bawah Umur

Editor : Kalmasyari-Berita, Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM – Satnarkoba Polres Parepare menggelar pengungkapan kasus narkoba jenis sabu, Jumat (9/4/2021 di Baruga Pratista.

Kasat Narkoba Polres Parepare, AKP Suardi didampingi Kasubag Humas Polres Iptu Muhammad Amin merilis pengungkapan kasus itu menjelaskan, tiga tersangka berhasil diamankan diantaranya, inisial RH (16) merupakan anak di bawah umur, Fatimah (26) dan Erwan (31).

Dari hasil pengembangan lanjut AKP Suardi, ketiga tersangka dalam menjalankan aksinya masing-masing memiliki peran. Peran itu ditugas oleh Fatimah (26) yang diduga bandar sabu tersebut.

“Pertama kali diamankan yaitu RH (Kurir, red) bersama barang bukti sabu seberat 0,45 gram yang diselip di kantong motor mengggunakan perekat dobeltip siap untuk diperjualbelikan,” jelas AKP Suardi

Selanjutnya Fatimah yang mengatur jika ada pembeli diamankan di Hotel Mario bersama barang bukti satu saset sabu seberat 1,31 gram disimpan dalam dompet.

“Sementara tersangka Erwan (31) diamankan di rumahnya bersama barang bukti sabu seberat 0,50 gram yang disimpan di kantong celana,” ungkap AKP Suardi

AKP Suardi mengatakan, tiga tersangka itu kini diamankan di Mapolres Parepare untuk pengembangan lebih lanjut.

Tersangka Fatima dan Erwan akan dikenai ancaman pasal 114 Ayat 1 UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika Subsider Pasal 112 Ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Junto Pasal 132 Ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

“Sementara untuk RH karena anak dibawah umur, maka akan diberikan haknya yaitu undang-undang perlindungan anak, kita akan melakukan koordinasi dengan Lapas dan APH untuk melakukan diversi pengalihan penyelesaian perkara anak,” pungkasnya

Kasubag Humas Polres Iptu Muhammad Amin menambahkan, pelaku pengedar narkoba menjalankan aksinya itu merupakan modus baru dengan memanfaatkan anak di bawah umur sebagai kurir untuk memperjualbelikan juga pemakai barang haram tersebut.
(***)