oleh

Kembali Jadi Ketua PWI, Agus Hamu Siapkan UKW Gratis Untuk Wartawan

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Hikmah-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – H Muhammad Agus Salim Hamu kembali tampil sebagai ketua PWI Sulsel periode 2021-2026. Agus terpilih secara aklamasi  dan diamanahkan untuk melanjutkan kepengurusan sebelumnya.

Dalam Sambutannya, Agus mengatakan akan terus melanjutkan programnya untuk meningkatkan kompetensi bagi wartawan di Sulawesi Selatan. Ini diwujudkan dengan menghadirkan uji kompetensi secara gratis bagi wartawan khusunya di daerah.

“Di kepengurusan saya sebelumnya, sebanyak 480 wartawan berkompetensi berhasil dilahirkan, ini untuk yang mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW),  diluar UKW untuk dasar jurnalistik dan lanjutan ada 680 wartawan. Diharapkan nantinya akan lebih banyak,” ujar Agus, Sabtu (10/4)

Lanjut dia, untuk kepengurusan tahun ini UKW dihadirkan secara gratis. Tujuannya agar lebih banyak wartawan yang memiliki kompetensi dan sesuai standar wartawan.

“Di kepengurusan tahun ini, fokus utamanya pada pendidikan. Pokonya pendidikan ini yang diutamakan untuk wartawan yang belum memiliki kompetensi. Ini juga yang harus ditingkatkan, InsyaAllah tahun ini ada empat  gelombang UKW yang dihadirkan dan ada yang gratis untuk di daerah,” jelasnya.

“Untuk UKW gratis, di Pinrang 200 tersedia, ada juga  di Pare pare,  Wajo dan di Sulsel yang subsidi. Untuk program ini,  saya siap pasang badan agar wartawan bisa memiliki kompetensi,” lanjutnya.

Menanggapi program pendidikan wartawan yang terus digagas Ketua PWI Sulsel, Ketua Umum PWI Pusat, Atalanta Sembiring Depari sangat mengapresiasi.

Menurut Atalanta, kompetensi bagi wartawan adalah tolak ukur utama profesi dan PWI sangat konsen untuk meningkatkan kompetensi bagi wartawan.

“Karena profesi tanpa kompetensi bagai nyaring tanpa makna. Tolak ukur wartawan adalah memiliki kompeten atau tidak.  Dan dalam ujian UKW yang diujikan adalah standar dalam memahami etika, kemudian dalam penulisan berita,” sebut Atalanta.

Terakhir Ia mengajak agar kompetensi dikalangan wartawan terus digaungkan, “saya senang pengurus kembali melanjutkan program kompetensi,  karena pers adalah garda yang berdiri dibelakang rakyat,” tutupnya (*)