oleh

Digelar Bertahap, UMI Cetak 2.234 Wisudawan

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Hikmah-Kampus-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menggelar wisuda Diploma, Sarjana, Profesi, Magister dan Doktor periode I tahun 2021.

Dalam prosesi tersebut, sebanyak 2.234 orang mahasiswa mengikuti wisuda yang digelar secara daring dan bertahap mulai tanggal 10 hingga 12 April 2021.

Pada hari ini, Minggu (11/4), jumlah wisudawan sebanyak 757 orang, di hari sebelumnya jumlah wisudawan sebanyak 732 dan senin besok akan disusul 745 wisudawan. Wisudawan tersebut terdiri dari 1.285 wisudawan S1, 561 mahasiswa program Profesi, 323 wisudawan S2, 22 wisudawan S3, dan 43 wisudawan D3.

Rektor UMI, Prof Basri Modding dalam sambutannya mengatakan, meski dalam suasana covid 19 civitas akademika UMI terus menggelar berbagai kegiatan agar tetap produktif dimasa pandemi.

“Ikhtiar dan komitmen UMI sejak awal penyebaran covid 19 pada bulan April 2020 di realisasikan dengan menerjunkan relawan dan  baru baru ini memaksimalkan upaya vaksinasi untuk civitas akademika, mulai Yayasan, Pimpinan Universitas Dosen dan Karyawan,” ujar Basri

Tidak hanya itu, proses belajar mengajarpun dilaksanakan secara virtual namun pihaknya terus menghadirkan kreatifitaa sehingga proses belajar mengajar terus berlangsung.

“Berbagai kegiatan seperti kegiatan belajar ilmiah, seminar, diskusi, dan workshop melalui Webinar, termasuk kegiatan keagamaan, pesantren Ramadhan, pencerahan qalbu semua terus kami laksanakan meski secara daring, sama halnya dengan wisuda kali ini,” lanjut Basri.

Olehnya Basri berpesan agar parai wisudawan terus belajar sehingga para wisudawan dapat berada pada titik the point of departure atau gerbang keberangkatan menuju kiprah nyata yang lebih bermanfaat.

Lebih jauh, Basri berpesan bahwa apa yang para wisudawab pelajari di kampus sudah seharusnya menjadi modal awal untuk terus berkembang, sehingga  menjadi alumni yang berkualitas, mampu bersaing ditengah masyarakat dengan menunjukkan  jati diri sebagi ilmuan yang profesional dalam bidang yang digeluti.

“Jangan lelah untuk terus belajar, jangan pernah remehkan kebaikan meskipun kecil. Teruslah  mengasah diri, perubahan lingkungan yang sangat cepat menuntut  anak-anakku dan saudara-saudaraku untuk menyesuaikan diri,” pesannya. (*)